Lebih Jahat dari Lemak, Begini 5 Langkah Mengurangi Konsumsi Gula

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Lebih Jahat dari Lemak, Begini 5 Langkah Mengurangi Konsumsi Gula

Lebih Jahat dari Lemak, Begini 5 Langkah Mengurangi Konsumsi Gula

KEPONEWS.COM - Lebih Jahat dari Lemak, Begini 5 Langkah Mengurangi Konsumsi Gula Gula juga menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari, seperti mudah lelah dan marah. Sekolah Medis Keck Universitas California Selatan menambahkan, kebanyakan konsumsi gula melemahkan kemampuan m...
Loading...

Gula juga menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari, seperti mudah lelah dan marah. Sekolah Medis Keck Universitas California Selatan menambahkan, kebanyakan konsumsi gula melemahkan kemampuan mengingat dan berpikir.

Tahun lalu Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mensyaratkan produsen makanan dan minuman untuk menegaskan kadar gula pada kemasan. Ini ditindaklanjuti beberapa produsen dengan menurunkan kadar gula dalam produk mereka, seperti Nestl yang akan merilis kembali cokelat Kit Kat, Yorkie, dan Aero dengan gula berkurang 40 persen.

Asosiasi Jantung Amerika menyarankan konsumsi gula untuk perempuan tidak lebih dari 25 gram per hari dan laki-laki maksimal 37,5 gram per hari. Artinya, singkirkan minuman bersoda, beralkohol, cake, dan es krim. Jangan salah, semangkuk acai bowl yang trendi itu mengandung 50 gram gula! Lima langkah ini akan membantu Kamu mengurangi konsumsi gula secara bertahap.

1. Kenali nama lain gula

Perhatikan kemasan produk, gula sering dicantumkan dengan nama lain. Seperti sirup jagung tinggi fruktosa, molasses, sukrosa (atau kata lain dengan akhiran osa), madu, dan sirup maple. Yoghurt dan sereal mungkin saja mengandung 3 atau 4 tipe pemanis.

2. Tambahkan rasa alami

Gunakan biji vanili atau ekstrak vanili, rempah, atau parutan kulit lemon atau jeruk sebagai pemanis makanan alami. Pesan kopi latte, beri tambahan rasa kayu manis atau ekstrak vanili. Beli oatmeal, bubuhkan kayu manis, jahe, dan pala. Kayu manis membantu mengatur level gula dan mengontrol selera makan.

3. Kombinasi lemak tak jenuh, protein, dan serat

Karbohidrat yang padat gula meningkatkan gula darah dengan cepat (dan menurunkannya dengan cepat, membuat kita lapar dan menginginkan gula lagi). Padukan juga protein, lemak tak jenuh, dan serat ke dalam makanan, yang akan memperlambat pelepasan gula darah di dalam tubuh dan mengenyangkan lebih lama. Fokus ke lemak tak jenuh seperti avokad, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

4. Mengurangi sedikit demi sedikit

Terbiasa dengan dua sachet gula ke dalam kopi, tuangkan satu saja selama seminggu, kemudian setengah pada minggu berikutnya, dan akhirnya cukup tambahkan sedikit susu. Untuk yoghurt, campur separuh yoghurt manis dan tawar, dan akhirnya Kamu terbiasa dengan manisnya buah segar sebagai tambahan untuk yoghurt tawar.

5. Masih boleh menikmati kudapan manis, asal

Hindari gula misalnya dalam makanan berkarbohidrat atau aneka saus. Tetapkan waktu untuk menikmati kudapan seperti cake, misalnya hanya setelah makan malam di akhir pekan atau di acara khusus.

Kalau disiplin, niscaya indra pengecap Kamu akan menyesuaikan. Es krim dan permen akan terasa sangat manis, beberapa potong kecil cake sudah cukup. Kamu juga akan terbiasa dengan rasa manis alami buah dan sayuran.

Rekomendasi

Loading...

Comments