Lakukan Ini Agar Wanita Tak Terjebak Tipu Daya Laki-laki

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Lakukan Ini Agar Wanita Tak Terjebak  Tipu Daya Laki-laki

Lakukan Ini Agar Wanita Tak Terjebak Tipu Daya Laki-laki

KEPONEWS.COM - Lakukan Ini Agar Wanita Tak Terjebak Tipu Daya Laki-laki Jangan sampai jadi korban tipu daya laki-laki, Ladies. (Depositphotos) Pepatah lama menyebut, cinta itu buta. Jatuh cinta? Jauh lebih buta. Sehingga muncul anggapan ini karena kebanyakan orang ketik...
Lakukan Ini Agar Wanita Tak Terjebak  Tipu Daya Laki-laki

Jangan sampai jadi korban tipu daya laki-laki, Ladies. (Depositphotos)

Pepatah lama menyebut, cinta itu buta. Jatuh cinta? Jauh lebih buta. Sehingga muncul anggapan ini karena kebanyakan orang ketika mengalami perasaan spesial ini jadi merasa paling benar. Paling tidak, merasa benar bahwa kekasih pilihannya merupakan yang terbaik.

Seseorang yang jatuh cinta jadi merasa tidak perlu meminta pendapat atau bertanya kepada orang lain. Padahal, kalau melakukannya, setidaknya bisa lebih objektif ketika kelak dihadapkan pada keputusan berkomitmen ke tahap yang lebih serius. Jangan sampai jadi korban tipu daya laki-laki, Ladies! He he he.

Lantas kepada siapa kita harus bertanya perihal kualitas kesungguhan seorang laki-laki? Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, punya sebuah analisa menarik. Menurut psikolog yang juga aktif membahas isu-isu asmara dan rumah tangga ini, hanya laki-laki yang tahu kebohongan-kebohongan khas laki-laki.

Biasanya laki-laki juga yang bisa melihat hal-hal seperti itu, kata psikolog yang akrab disapa Nina. Kode-kode perempuan juga, kan biasanya hanya sesama wanita yang mengerti, lanjutnya. Maka seseorang bisa bertanya kepada ayah, saudara laki-laki, sahabat laki-laki, baik dari pihak wanita atau dari pihak si dia calon kekasih hati.

Namun lebih dari itu, Nina menegaskan pentingnya bertanya dan meminta pendapat ke sebanyak mungkin orang, tidak terbatas bertanya kepada laki-laki, ketika merasa jatuh cinta. Terlebih bila ada niat untuk komitmen jangka panjang atau menikah.

Intinya jangan percaya ke dia saja. Tapi, harus juga mengenal keluarganya, teman-temannya, kolega, dan lain-lain, sehingga otomatis bisa lebih mengenal dia juga, terang Nina. Sebagai tambahan, Nina menganjurkan hal yang sama untuk laki-laki yang sedang jatuh cinta kepada seorang wanita. Cukup adil, ya.

Jadi, say no to cinta buta?

Rekomendasi

Comments