Lakukan Cara Ini agar Udara di Rumah Lebih Jernih dan Bebas Polusi

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Lakukan Cara Ini agar Udara di Rumah Lebih Jernih dan Bebas Polusi

Lakukan Cara Ini agar Udara di Rumah Lebih Jernih dan Bebas Polusi

KEPONEWS.COM - Lakukan Cara Ini agar Udara di Rumah Lebih Jernih dan Bebas Polusi POLUSI serta debu yang ditemui di kota-kota besar tentu sangat tidak menyehatkan. Seseorang bisa mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) apabila terlalu lama terpapar polusi. Tidak hanya di t...
Loading...

POLUSI serta debu yang ditemui di kota-kota besar tentu sangat tidak menyehatkan. Seseorang bisa mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) apabila terlalu lama terpapar polusi. Tidak hanya di tempat terbuka, bahkan udara di dalam rumah pun bisa mengandung debu serta kuman penyakit yang berbahaya bagi kesehatan.

Kabarnya, ada sebuah bahan alami di dunia ini yang bisa digunakan untuk membersihkan udara kotor yang ada di sekitar kita. Jawabannya ialah cuka. Bumbu pokok yang mudah ditemui di dapur ini, telah digunakan sebagai disinfektan yang sangat efektif.

Menurut cerita rakyat China, uap dari cuka yang mendidih dapat memurnikan udara. Tak heran bila orang-orang di Guangdong kerap menyediakan cuka putih selama isu merebaknya pneumonia pada 2003.

Foto Syur Bintang Porno Hitomi Tanaka, Foto Nomor 1 Bikin Pria Gak Tahan!

Sebagaimana dilansir Next Shark, Kamis (14/3/2019), asam asetat, komponen aktif cuka, bisa membunuh patogen, tetapi hanya melalui kontak langsung. Sebuah studi pada 2000 yang diterbitkan dalam jurnal Infection Control dan Hospital Epidemiology menunjukkan bahwa cuka dapat menghilangkan staphylococcus aureus.

Staphylococcus aureus bisa menyebabkan banyak sekali penyakit mulai dari masalah kulit kecil hingga penyakit yang mengancam jiwa dan Escherichia yang biasanya hidup di usus dan bisa menyebabkan diare, infeksi saluran kemih dan kanker.

Selain itu, sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE, kontak langsung dengan 10 persen cuka malt juga dapat menonaktifkan influenza A. Belum lama ini, sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam jurnal mBio mengungkapkan bahwa cuka dapat membunuh Mycobacterium tuberculosis, bakteri yang bertanggung jawab untuk tuberculosis (TB) pada manusia.

Menurut para peneliti, patogen akan terbunuh setelah 30 menit terpapar asam asetat sebanyak 6%. Menariknya uap cuka juga telah digunakan sebagai disinfektan pada belahan dunia bagian barat. Seperti dalam kasus wabah 1745 yang melibatkan ternak di Montpellier, Prancis.

Kala itu Fakultas Kedokteran merekomendasikan pengasapan sapi memakai uap bersama dengan kayu juniper. Namun belum ada penelitian ilmiah yang mengevaluasi efisiensi uap cuka sebagai pengusir virus influenza, apalagi pembersih udara.

Seorang dokter sekaligus pengguna Quora, Mark Lundquist, mengatakan bahwa merebus cuka hanya akan membuat rumah seseorang menjadi bau.

Asam asetat dalam konsentrasi yang cukup untuk mengganggu influenza virion (a) akan menjadi racun bagi manusia, dan (b) tidak akan dapat dicapai dengan merebus cuka di atas kompor. Selain itu yang lebih mendasar ialah partikel-partikel virus yang menyebabkan flu tidak hanya ditemukan pada udara saja, terang Mark.

Pria Ini Nyaris Meninggal saat Bersihkan Indera pendengaran Pakai Cotton Bud, Kenapa?

Mereka berada dalam tetesan uap air dari sekresi nasofaring (indera pendengaran, hidung, tenggorokan) yang menjadi aerosol ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Tetesan tersebut menyembur ke orang di sekitarnya atau jatuh ke permukaan yang kemudian di sentuh orang lain. dari situlah mereka terinfeksi, tuntasnya.

(dno)

Loading...
Loading...

Comments