KPU Pesisir Selatan Sebut 19 dari Total 785 Kotak Suara Terbakar

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

KPU Pesisir Selatan Sebut 19 dari Total 785 Kotak Suara Terbakar

KPU Pesisir Selatan Sebut 19 dari Total 785 Kotak Suara Terbakar

KEPONEWS.COM - KPU Pesisir Selatan Sebut 19 dari Total 785 Kotak Suara Terbakar Komisi Pemilihan Umum Pesisir Selatan di Sumatera Barat menyatakan bahwa 19 kotak suara dari total 785 kotak yang terbakar karena kebakaran di gudang penyimpanan logistik pemilu di kantor Panitia Pemi...
Loading...

Komisi Pemilihan Umum Pesisir Selatan di Sumatera Barat menyatakan bahwa 19 kotak suara dari total 785 kotak yang terbakar karena kebakaran di gudang penyimpanan logistik pemilu di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin dini hari, 22 April 2019.

Ke-19 kotak suara itu ada yang terbakar habis, ada yang hanya terbakar pada bagian luar saja. Semua kotak suara yang terbakar itu berasal dari lima tempat pemungutan suara di Nagari Kapuh.

Tadi sudah dicek sama staf kita bersama dengan Polisi dan Bawaslu. Sedang kita hitung bersama, kata Komisioner KPU Pesisir Selatan, Medo Patria, saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Menurut Medo, surat suara yang terbakar itu belum direkap, baik kotak suara untuk pemilu presiden maupun pemilu legislatif, bercampur dalam satu ruangan itu. Jumlah yang terbakar pun bervariasi, rata-rata empat kotak suara.

Ketua KPU Kota Malang, Zainudin, di Malang, Jawa Timur, Senin, 22 April 2019.

25 April, KPU Kota Malang Bakal Gelar Pencoblosan Ulang

Bawaslu dan KPU Surabaya.

KPU dan Bawaslu Kompak Pastikan Hitung Ulang Tak di TPS se-Surabaya

Petugas KPU menata logistik pemilu 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.

KPU Akan Gelar 40 Coblosan Ulang di 13 Daerah di Sulsel

Aparat Polri dan TNI menjaga gudang penyimpanan logistik pemilu di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, setelah kebakaran pada Senin dini hari, 22 April 2019.

Selain ratusan kotak suara berhasil diselamatkan, kita juga berhasil menyelamatkann kotak dan surat suara yang basah karena terkena air pemadam kebakaran, ujar Medo.

Dia belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu, alasannya adalah Polisi masih menyelidikinya. Lokasi kebakaran juga sudah dipasang garis polisi agar tidak sembarang orang melintas di sana.

Loading...
Loading...

Comments