KPK Periksa Dua Saksi Usut Suap dan Gratifikasi Nurhadi

Nasional

News / Nasional

KPK Periksa Dua Saksi Usut Suap dan Gratifikasi Nurhadi

KPK Periksa Dua Saksi Usut Suap dan Gratifikasi Nurhadi

KEPONEWS.COM - KPK Periksa Dua Saksi Usut Suap dan Gratifikasi Nurhadi JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam kasus sangkaan suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016....

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam kasus sangkaan suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016.

Dua saksi dari unsur swasta itu, Nurfaizah dan Sutoyo, diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Sekretaris MA Nurhadi.

"Dua saksi diperiksa untuk terduga NHD (Nurhadi)," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (16/9/2020).

Terduga kasus sangkaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (17/6/2020). Nurhadi diperiksa sebagai saksi terhadap terduga Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) Hiendra Soenjoto terkait tindak pidana sangkaan korupsi memberi hadiah atau janji terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono diduga kuat telah mendapatkan sejumlah uang berupa cek dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

Rincian suap yang diberikan berupa sembilan lembar cek dengan total Rp46 miliar.

Suap ditujukan agar Nurhadi menangani dua perkara yang melibatkan perusahaan Hiendra di MA.

Adapun perkara yang ditangani pertama berasal dari kasus perdata PT MIT melawan PT Daerah Berikat Nusantara (Persero) atau PT KBN dan perkara perdata saham di PT MIT.

Dalam penanganan perkara itu, Hiendra diduga meminta memuluskan penanganan perkara Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Kasasi Nomor: 2570 K/Pdt/2012 antara PT MIT dan PT KBN.

Usut Kasus Nurhadi, KPK Periksa Saksi Lo Jecky

Kedua, pelaksanaan eksekusi lahan PT MIT di lokasi milik PT KBN oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara agar dapat ditangguhkan.

Selain itu, Nurhadi juga diminta Hiendra untuk menangani perkara sengketa saham PT MIT yang diajukan dengan Azhar Umar.

KPK Periksa Dua Saksi Usut Suap dan Gratifikasi Nurhadi

Comments