KPK Panggil 2 Direktur Perusahaan Bangunan Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

Nasional

News / Nasional

KPK Panggil 2 Direktur Perusahaan Bangunan Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

KPK Panggil 2 Direktur Perusahaan Bangunan Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

KEPONEWS.COM - KPK Panggil 2 Direktur Perusahaan Bangunan Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wangsit Rian Pratama JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi untuk kasus korupsi pembangunan gedung kampus IPDN Kabupaten Gowa,...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wangsit Rian Pratama

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi untuk kasus korupsi pembangunan gedung kampus IPDN Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Mereka antara lain Direktur PT Cipta Beton Sinar Perkasa Eddy Salim dan Direktur Utama PT Kredo Keramindo Sejahtera Wicky Leonardi.

Dari berita yang dihimpun, perusahaan milik Eddy yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan merupakan penyuplai semen ready-mix. Sementara PT milik Wicky yang berada di Jakarta Selatan ialah distributor baja.

"Dua saksi diperiksa untuk terduga DJ (Dudi Jocom)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Tim penyidik KPK juga memanggil seorang saksi lainnya. Dia ialah satu orang unsur swasta dari PT Sinera Arterindo P. Wisvanathan.

Minta Masukan Ke Pelaku Usaha, Jokowi : Saya Sudah Enggak Ada Beban Apa-Apa

Kriteria Pemilihan Model Mulai Bergeser, Bukan Wajah Cantik atau Ganteng Tapi Unik

Obrolan Dua Wonderkid Indonesia, Ini yang Ditanyakan Hambali Tolib ke Egy Sebelum Terbang ke Eropa

Wisvanathan juga diperiksa untuk terduga Dudi Jocom, namun untuk korupsi pembangunan gedung kampus IPDN lainnya yang berlokasi di Sulawesi Utara.

Untuk diketahui, KPK pada 10 Oktober 2018 telah menetapkan tiga terduga kasus korupsi dalam pembangunan dua kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Sebelumnya, KPK juga telah memproses sangkaan korupsi pada pembangunan dua kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Pada 2010, terduga Dudy Jocom melalui kenaIannya diduga menghubungi beberapa kontraktor kemudian memberitahukan akan ada proyek IPDN.

Selanjutnya dilakukan pertemuan di sebuah cafe di Jakarta. Diduga sebelum lelang dilakukan telah disepakati pembagian pekerjaan, yaitu PT Waskita Karya untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan dan PT Adhi Karya untuk proyek IPDN di Sulawesi Utara.

KPK Panggil 2 Direktur Perusahaan Bangunan Terkait Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

Comments