KPK: Adanya Dugaan Suap 20 Proyek SPAM PUPR Semakin Menguat

Nasional

News / Nasional

KPK: Adanya Dugaan Suap 20 Proyek SPAM PUPR Semakin Menguat

KPK: Adanya Dugaan Suap 20 Proyek SPAM PUPR Semakin Menguat

KEPONEWS.COM - KPK: Adanya Dugaan Suap 20 Proyek SPAM PUPR Semakin Menguat TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Petugas KPK disaksikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri) menunjukkan barang bukti berupa uang saat konferensi pers OTT Bupati Mesuji, Lampung, di Gedung KPK, Jakarta,...
Loading...
KPK: Adanya Dugaan Suap 20 Proyek SPAM PUPR Semakin Menguat

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Petugas KPK disaksikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri) menunjukkan barang bukti berupa uang saat konferensi pers OTT Bupati Mesuji, Lampung, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/1/2019). KPK menetapkan 5 orang terduga adalah Bupati Mesuji Khamami, Adik Bupati Mesuji Taufik Hidayat, Sekdis PUPR Mesuji Waean Suhendra, dan 2 orang swasta adalah Sibron Azis dan Kardinal dan mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 1,28 miliar terkait kasus sangkaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

JAKARTA - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, adanya sangkaan terjadinya suap terkait sekitar 20 proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) semakin menguat.

Hal ini seiring dengan langkah 16 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengembalikan uang yang mereka terima terkait proyek-proyek tersebut kepada penyidik KPK.

"Diduga demikian, karena dalam proses penyidikan kemarin, kami mengidentifikasi cukup banyak proyek-proyek SPAM di Kementerian PUPR yang diduga terdapat indikasi suap di sana," kata Febri kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).

Pekan lalu, sebanyak 13 PPK mengembalikan uang sebesar Rp3 miliar kepada KPK terkait proyek-proyek SPAM.

Terakhir, tiga orang PPK mengembalikan uang sebesar Rp1,7 miliar ke KPK, Senin (11/2/2019).

Dengan demikian, sejauh ini KPK telah mendapatkan R 4,7 miliar yang dikembalikan oleh 16 PPK terkait proyek-proyek air minum Kementerian PUPR.

Wakapolda Metro Jaya Ingatkan Maraknya Hoaks Jelang Pemilu 2019

"Terdapat tambahan pengembalian uang dari tiga orang PPK proyek SPAM di Kementerian PUPR sejumlah Rp1,7 miliar. Sehingga total pengembalian di bulan Februari ini merupakan Rp4,7 miliar dari 16 orang PPK," kata Febri.

Uang yang telah dikembalikan kepada KPK dimasukkan sebagai bagian dari berkas perkara untuk para terduga yang sedang diproses.

Meski tak menghilangkan tindak pidana, KPK menghargai sikap koperatif yang ditunjukkan 16 PPK tersebut.

KPK mengingatkan pejabat-pejabat di Kementerian PUPR lainnya untuk mengembalikan uang yang pernah mendapatkan uang terkait dengan proyek penyediaan air minum ataupun proyek lainnya.

Loading...

Comments