Korban DBD di Labuan Bajo Paling Banyak

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Korban DBD di Labuan Bajo Paling Banyak

Korban DBD di Labuan Bajo Paling Banyak

KEPONEWS.COM - Korban DBD di Labuan Bajo Paling Banyak MEMASUKI musim penghujan, sebagian besar daerah di Tanah Air mulai mengalami banjir karena intensitas hujan yang cukup deras dan berlangsung secara terus menerus. Tak hanya bencana yang datang pada mu...
Loading...

MEMASUKI musim penghujan, sebagian besar daerah di Tanah Air mulai mengalami banjir karena intensitas hujan yang cukup deras dan berlangsung secara terus menerus.

Tak hanya bencana yang datang pada musim penghujan, melainkan beberapa penyakit menular pun mulai mewabah. Salah satunya merupakan demam berdarah yang lebih dikenal dengan DBD.

Bahkan laporan mengatakan beberapa daerah telah menetapkan DBD sebagai kejadian luar biasa. Salah satunya ialah kasus DBD yang menimpa Labuan Bajo. Tercatat ada beberapa kasus meninggal yang disebabkan oleh penyakit ini.

Kuku Cerminan Kesehatan Fisik Kamu, Waspadai!

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Anung Sugihantono, membenarkan perihal laporan tersebut. Menurutnya kasus kematian karena DBD masih cukup banyak dengan korban meninggal sebanyak lima orang hingga bulan ini.

Kejadian Luar Biasa untuk DBD. Memang kami mendapatkan laporan dari beberapa daerah termasuk laporan terakhir ialah kejadian di Labuan Bajo dengan jumlah kasus yang cukup banyak sampai saat ini masih terjadi dengan angka yang meninggal adalah lima orang dilaporkan sampai bulan ini, ungkap Dirjen Anung kepada Okezone, di Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kamis (10/1/2019).

Dirjen Anung juga mengatakan bahwa bukanlah DBD yang menjadi penyakit yang mengancam masyarakat. Tercatat ada enam KLB yang diketahui pada minggu pertama Januari 2019.

: Dokter Mogok di Indramayu, Dekan FKUI: Mogok Rugikan Pasien!

Namun, demikian kalau kita melihat minggu pertama di bulan ini, kami mencatat ada 6 KLB salah satunya DBD dan ini kita melakukan banyak sekali upaya penyelidikan epidemologi dan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan penanganan DBD, lanjutnya.

Melihat hal ini tentunya Kemenkes tidak hanya tinggal diam. Timnya telah diterjunkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat dengan tujuan meminimalisir DBD mengingat curah hujan yang tidak merata di Tanah Air.

Kami juga sudah memberikan edaran kepada daerah yang berkenaan dengan antisipasi dan meminimalisir kemungkinan kejadian DBD. Mengingat berita dari BMKG mengenai cuaca atau curah hujan yang memang tidak merata sehingga dimungkinkan terdapat genangan air yang tidak bisa kita kelola sebagaimana biasanya, tuntasnya.

(tam)


Loading...

Comments