Kominfo Buka Akses Internet di Seluruh Wilayah Papua Barat

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Kominfo Buka Akses Internet di Seluruh Wilayah Papua Barat

Kominfo Buka Akses Internet di Seluruh Wilayah Papua Barat

KEPONEWS.COM - Kominfo Buka Akses Internet di Seluruh Wilayah Papua Barat JAKARTA- Pemerintah akhirnya membuka akses internet diseluruh wilayah Papua Barat. Sebelumnya dua kota Manokwari dan Sorong aksesnya belum dibuka karena situasi belum kondusif. Sehubungan dengan si...
Loading...

JAKARTA- Pemerintah akhirnya membuka akses internet diseluruh wilayah Papua Barat. Sebelumnya dua kota Manokwari dan Sorong aksesnya belum dibuka karena situasi belum kondusif.

Sehubungan dengan situasi dan kondisi keamanan di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat sudah kondusif, Pemerintah membuka kembali seluruh layanan data yang diselenggarakan oleh operator seluler di 13 kabupaten/kota di provinsi tersebut, pada 11 September pukul 16.00 WIT. Setelah sehari sebelumnya, baru 11 kabupaten yang dibuka layanan data internet secara bertahap semenjak dilakukan pembatasan pada 21 Agustus 2019, kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangan resminya, Rabu (11/9/2019).

Dibukanya layanan di Manokwari dan Sorong, menurut Ferdinandus lantaran dua kota tersebut dipastikan telah kondusif. Sementara itu, untuk wilayah Provinsi Papua, pembatasan layanan data internet masih dilakukan di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura hingga hari ini.

Pemerintah akan terus memantau situasi dan kondisi keamanan di kedua wilayah tersebut dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan, imbuh Ferdinandus.

Kominfo Buka Akses Internet di Papua Barat

Pakai iOS 13, Ini Perbedaan iPhone 11 dan iPhone 11 Pro

Ini artinya dari 29 Kabupaten/kota di wilayah Papua , sebanyak 27 Kabupaten yang sudah dibuka kembali layanan data internet secara bertahap merupakan Kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nabire, Jayawijaya dan Mimika.

Menurut Ferdinandus dengan adanya upaya pembatasan akses internet di Papua dan Papua Barat bisa meredam hoaks dan kabar bohong.

Sebaran berita hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus menunjukkan tren menurun semenjak 31 Agustus 2019. Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72.500. Distribusi hoaks terus menurun, 42 ribu url di tanggal 31 Agustus 2019, 19 ribu url di tanggal 1 September 2019, lalu menurun menjadi 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019, jelas Ferdinandus.

Terakhir, Pemerintah kembali mengimbau untuk masyarakat agar tidak menyebarkan berita hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk sosmed, agar proses pemulihan kembali secara total seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.

Meme Netizen Twitter soal iPhone 11 Bikin Ngakak

Siap-Siap Nelen Ludah, Ini Harga iPhone 11 Paling Mahal

(ahl)

Loading...

Comments