Kocak, Akun Twitter Resmi Ditjen Pajak Jawab SayaBertanya Presiden & Kapolri

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Kocak, Akun Twitter Resmi Ditjen Pajak Jawab SayaBertanya Presiden & Kapolri

Kocak, Akun Twitter Resmi Ditjen Pajak Jawab SayaBertanya Presiden & Kapolri

KEPONEWS.COM - Kocak, Akun Twitter Resmi Ditjen Pajak Jawab SayaBertanya Presiden & Kapolri JAKARTA - Pekan ini, Twitter digaduhkan dengan cuitan para netizen yang mengikuti kicauan mantan presiden Indoneisa, Susilo Bambang Yudhoyono, yang menuntut haknya kepada Presiden dan Kapolri. Banyak...
Loading...

JAKARTA - Pekan ini, Twitter digaduhkan dengan cuitan para netizen yang mengikuti kicauan mantan presiden Indoneisa, Susilo Bambang Yudhoyono, yang menuntut haknya kepada Presiden dan Kapolri. Banyak sekali cuitan bernada kocak dan nyentil pun dituliskan dengan tagar #SayaBertanya.

Yang unik, akun resmi Ditjen Pajak RI di @DitjenPajakRI rupanya menjawab salah satu pertanyaan nyleneh netizen. Saya bertanya kpd @DitjenPajakRI dan @kring_pajak, pajak jadian itu bayarnya dimana? tulis @wilyandri.

BERITA REKOMENDASI

Mohon maaf Bapak, pajak jadian belum masuk dalam Undang-undang Perpajakan @willyandri. https://t.co/1ag99OiqZe #BayarPajakKeren (@DitjenPajakRI) February 8, 2017

Bagaimana kalau diusulkan ke @DPR_RI supaya pajak jadian masuk ke mekanisme perpajakan Indonesia? https://t.co/3VZOIqTYnn #BayarPajakKeren (@DitjenPajakRI) February 8, 2017

Semoga temen Mas yang Jomblo segera dapat kerja dan bisa segera bayar pajak. #BayarPajakKeren https://t.co/1bSjEDNx3p #BayarPajakKeren (@DitjenPajakRI) February 8, 2017

Masukan terkait Pajak Jadian akan kami sampaikan ke pihak pembuat peraturan. https://t.co/OGWfYO1gOV #BayarPajakKeren (@DitjenPajakRI) February 8, 2017

Tak hanya sampai di situ saja, Ditjen Pajak juga menjawab pertanyaan lowongan pekerjaan dan pajak seputar hubungan dengan mantan kekasih.

DJP membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk bekerja sebagai pegawai pajak. Sepanjang ada pembukaan lowongan CPNS DJP.

Kocak, Akun Twitter Resmi Ditjen Pajak Jawab SayaBertanya Presiden & Kapolri
Loading...

Comments