Klaim Bebas Corona, 3700 Tentara Korea Utara Diduga Terinfeksi

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Klaim Bebas Corona, 3700 Tentara Korea Utara Diduga Terinfeksi

Klaim Bebas Corona, 3700 Tentara Korea Utara Diduga Terinfeksi

KEPONEWS.COM - Klaim Bebas Corona, 3700 Tentara Korea Utara Diduga Terinfeksi Di tengah pandemi Virus Corona atau COVID-19 yang mengguncang dunia, Korea Utara (Korut) mengklaim bahwa tak ada satu pun kasus wabah tersebut di negaranya. Padahal, virus ini sudah membunuh ribuan or...

Di tengah pandemi Virus Corona atau COVID-19 yang mengguncang dunia, Korea Utara (Korut) mengklaim bahwa tak ada satu pun kasus wabah tersebut di negaranya. Padahal, virus ini sudah membunuh ribuan orang dan lebih dari 10 ribu kasus terjadi di negara tetangganya, Korea Selatan.

Korut dituding menutupi kondisi yang sebenarnya. Karakter Korut yang tertutup di bawah komando sang Presiden, Kim Jong-un, membuat dunia tak mengetahui langsung bagaimana situasi di sana.

Jurnalis Amerika Serikat keturunan Korea, Jean H. Lee, membenarkan bahwa Korut memang menutup diri dari mata dunia semenjak wabah ini menyerang. Kebijakan yang dibuat Jong-un membuat gerak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para jurnalis untuk mengakses data dari Korut terbatas.

VIVA Militer: Presiden Korea Utara, Kim Jong-un

Dikutip DW, Lee menyebut bahwa pihak Korut telah mengarantina orang-orang asing yang ada di negara itu. Lee yang pernah menjadi Kepala Biro Kantor Informasi Associated Press di Semenanjung Korea mulai 2008 hingga 2013, merasa tak yakin bahwa tak ada kasus COVID-19 di negara itu.

Mengingat, Korut berbatasan langsung dengan China, negara di mana Virus Corona berasal. Apalagi, lalu lintas perbatasan antara kedua negara disebut Lee cukup sibuk.

"Sangat disayangkan, hanya sedikit orang asing yang berada di lapangan saat ini uang bisa memberikan pandangan yang jelas wacana apa yang terjadi. Beberapa yang ada di sana telah dikarantina," ujar Lee.

Pelindung wajah bayi dari corona

Agar Terlindung dari Corona, Bayi Baru Lahir Dipasang Pelindung Wajah

Ilustrasi bayi

Alami Demam dan Batuk, Bayi 3 Bulan Positif Corona

Teori Konspirasi Virus Corona.

YouTube Hapus Video Teori Konspirasi Terkait Virus Corona

Ilustrasi zodiak

Kabar Baik, 3 Zodiak Ini Bersinar Cerah di Minggu Kedua April 2020

Petugas medis sedang menangani pasien COVID-19 (Foto/VIVA.co.id)

Tiga Cara Mudah Salat bagi Petugas Medis Corona, Asyik No 1 Boleh Dijamak

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Mulai Jumat DKI Terapkan PSBB, Berkumpul Lebih dari 5 Orang Ditindak

"Jadi, sangat sulit bagi orang asing untuk mengetahui apa yang terjadi di rumah-rumah sakit. Saya merasa sulit untuk percaya (tak ada kasus COVID-19 di Korut), mengingat, lalu lintas perbatasan mereka langsung dengan China," katanya.

Pada 1 April 2020 lalu, Lee mengunggah cuitan di akun Twitter pribadinya bahwa Korut mengimpor alat tes kesehatan dari Rusia pada bulan Maret.

"Korea Utara mengklaim tidak mempunyai kasus Coronavirus, tetapi mempunyai setidaknya 1500 buah alat tes kesehatan yang dikirim Rusia sebulan lalu. Bila itu hanya diserahkan kepada Korea Utara, kita mungkin tidak akan pernah mendengar siapa yang diuji dan apa hasilnya," tulis Lee di Twitter.

Sementara itu, Asia News menyebut bahwa setidaknya ada 3700 orang personel militer Korut yang diduga terinfeksi COVID-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 prajurit meninggal dunia.

Comments