Kisah Sosok Pebulutangkis Pirang yang Terkapar di European Games

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Kisah Sosok Pebulutangkis Pirang yang Terkapar di European Games

Kisah Sosok Pebulutangkis Pirang yang Terkapar di European Games

KEPONEWS.COM - Kisah Sosok Pebulutangkis Pirang yang Terkapar di European Games Federasi Bulutangkis Dunia alias BWF menyiarkan sebuah foto seorang pebulutangkis putri yang sedang terjengkang di tengah lapangan sebagai gambar berita pembuka dilangsungkannya ajang olahraga negara-...
Loading...

Federasi Bulutangkis Dunia alias BWF menyiarkan sebuah foto seorang pebulutangkis putri yang sedang terjengkang di tengah lapangan sebagai gambar berita pembuka dilangsungkannya ajang olahraga negara-negara Eropa alias The European Games 2019.

Foto ini begitu menarik, alasannya adalah dalam foto tergambar seorang pebulutangkis putri berambut pirang sedang terkapar lemas di garis lapangan. Kedua tangannya tampak lemas dan terbentang.

Raketnya pun dibiarkan tergeletak begitu saja terlepas dari genggamannya. Keduanya kakinya ditekuk ke atas. Dan tak jauh dari tempat gadis ini terkapar, terlihat ada sebuah shuttlecock tergeletak.

Tepat di belakang kepala wanita berparas cantik itu, terpampang papan skor yang menunjukkan angka 18-19.

Kali ini yang menjadi pertanyaan, siapa sosok pebulutangkis misterius yang tergeletak lunglai tak berdaya itu di lapangan 3 Minsk Falcon, Minsk, Belarus itu? Alasannya adalah cukup sulit mengenali wajahnya dalam posisi dan kondisi tubuhnya tergeletak seperti itu.

Marran Kati-Kreet

Satu-satunya petunjuk wacana identitas pebulutangkis ini hanya 4 nama dari dua pasangan ganda putri yang sedang berlaga. Adalah Marran Kati-Kreet dan Ruutel Helina dari Estonia. Lalu Emilie Lefel dan Anne Tran dari Prancis.

Setelah ditelusuri, misteri pebulutangkis yang terkapar itu terkuak. Dia ternyaya Marran Kati-Kreet pemain muda yang usianya masih 20 tahun.

Memang, wajah Marran cukup asing di mata pecinta bulutangkis. Maklum saja, Marran belum rajin turun tanding di turnamen-turnamen besar dunia. Di BWF World Tour saja, tercatat Marran baru sekali bertanding adalah di Swiss Open 2019.

Dan di turnamen BWF Super 300 ini, Marran pun cuma bisa melaju hingga babak 32 besar saja karena dikalahkan ganda putri Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Chin Tun.

Debby Susanto.

Kisah Sengsara Debby Susanto hingga Jokowi Mau Datangi Prabowo

Jonatan Christie.

Menanti Ledakan Jonatan Christie dan Anthony Ginting di Indonesia Open

Debby Susanto.

Kisah Hidup Sengsara Pebulutangkis Cantik RI Juara All England Open

Pada foto yang diterbitkan BWF itu, Marran sedang melakoni pertarungan di gim pertama di laga perdana penyisihan Grup C melawan Emilie/Anne. Pemegang ranking 65 dunia itu terjengkang kelelahan usai terjadi pertarungan sengit.

Marran Kati-Kreet

Di laga itu, walau telah terjengkang, Maraan/Ruutel harus mengakui kelebihan lawan dengan angka yang cukup tipis 21-19 dan 23-21.

Marran/Ruutel masih berpeluang melaju ke babak selanjutnya. Alasannya adalah setelah laga itu, mereka memenangkan laga melawan Anastasiya Cherniavskaya/Alesia Zaitsava. Dan kini mereka berada di peringkat 2 papan klasemen sementara Grup C.

"Kehilangan laga pertama kami melawan Perancis yang kuat! Kami akan memberikan semua yang kami miliki di dua laga berikutnya! Dan terima kasih banyak untuk kelompok pendukung kami yang luar biasa," tulis Marran seperti dikutip VIVA halaman sosmednya, Rabu Pahing, 26 Juni 2019.

Kini mereka hanya membutuhkan 1 kemenangan saja untuk menemani Emilie/Anne lolos ke perempafinal. Di laga terakhir penyisihan Grup C, mereka akan berhadapan dengan ganda putri Belgia, Lise Jaques/Flore Vandenhoucke.

Dari catatan BWF, selama tahun ini, Marran/Ruutel sudah 2 kali naik ke podium juara, yaitu di Latvia International 2019 dan Slovak Open 2019. Semoga di kesempatan selanjutnya, Marran/Ruutel bisa tampil di ajang yang lebih besar lagi agar mereka semakin dikenal di dunia.

Kisah Hidup Sengsara Pebulutangkis Cantik RI Juara All England Open

Comments