Kisah Pasien Terinfeksi Virus Corona di RS Wuhan Ancam Dokter Bila Ia Tak Bisa Disembuhkan

Internasional

News / Internasional

Kisah Pasien Terinfeksi Virus Corona di RS Wuhan Ancam Dokter Bila Ia Tak Bisa Disembuhkan

Kisah Pasien Terinfeksi Virus Corona di RS Wuhan Ancam Dokter Bila Ia Tak Bisa Disembuhkan

KEPONEWS.COM - Kisah Pasien Terinfeksi Virus Corona di RS Wuhan Ancam Dokter Bila Ia Tak Bisa Disembuhkan Semenjak virus corona merebak, sejumlah rumah sakit di Wuhan dipenuhi pasien. Bahkan dari foto dan video yang beredar di sosmed, terlihat suasana yang sangat chaos di rumah sakit-rumah sakit setempa...

Semenjak virus corona merebak, sejumlah rumah sakit di Wuhan dipenuhi pasien.

Bahkan dari foto dan video yang beredar di sosmed, terlihat suasana yang sangat chaos di rumah sakit-rumah sakit setempat karena membeludaknya pasien yang diduga terkena inveksi virus corona.

Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China. Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China. (Hollywoodreporter.com)

Sementara tenaga medis dan ruang isolasi terbatas. Akibatnya terjadi kekacauan di rumah sakit.

Semua orang yang mengalami demam dan gejala menjurus virus corona ingin segera mendapatkan penanganan medis dengan cepat.

Sejauh ini dilaporkan korban tewas karena virus corona sudah mencapai 80 orang, sementara 2.700 lainnya terinveksi virus tersebut.

Staf medis di rumah sakit berada di garis depan penyakit terbaru ini di Wuhan terutama menjadi garda terdepan. Mereka bekerja tanpa lelah untuk membantu orang lain.

Staf medis ini bekerja tanpa kenal lelah dan tanpa pamrih untuk merawat pasien dan menjaga agar virus Wuhan tetap tertangani.

Namun, tidak semua orang tahu bagaimana menghargai mereka sebagaimana yang terjadi di Shijiazhuang, Hubei.

Dilansir Tribunjogja.com dari Worldofbuzz dari Yahoo TW, seorang netizen China membagikan tangkapan layar dari percakapan mereka dengan seorang sahabat yang bekerja di rumah sakit.

Dia tidak diizinkan untuk mengambil liburan selama musim Tahun Baru Imlek ini karena banyak pasien yang menunggu di atas geladak untuk ditangani.

Staf medis mengatakan kepada temannya bahwa dia menjumpai seorang pasien yang sedang demam di rumah sakit dengan ramah ia memberinya masker untuk mencegah penularan ke orang lain.

Comments