Kisah Netizen Tetap Bawa Bekal Makanan Meski Sudah Dewasa, Jangan Malu!

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Kisah Netizen Tetap Bawa Bekal Makanan Meski Sudah Dewasa, Jangan Malu!

Kisah Netizen Tetap Bawa Bekal Makanan Meski Sudah Dewasa, Jangan Malu!

KEPONEWS.COM - Kisah Netizen Tetap Bawa Bekal Makanan Meski Sudah Dewasa, Jangan Malu! Kapan terakhir kali Kamu dibekali makanan oleh orangtua? Sekolah menengah atas atau bahkan SD? Budaya bawa bekal faktanya akan terus tergerus seiring bertambahnya umur. Bawa bekal dianggap seperti "an...
Loading...

Kapan terakhir kali Kamu dibekali makanan oleh orangtua? Sekolah menengah atas atau bahkan SD? Budaya bawa bekal faktanya akan terus tergerus seiring bertambahnya umur.

Bawa bekal dianggap seperti "anak mami" bagi sebagian orang. Bawa bekal juga dianggap terlau ngirit hingga akhirnya tak mau mengeluarkan duit buat jajan di luar. Anggapan seperti ini santer terdengar di masyarakat dan itu yang membuat beberapa orang menyudahi kebiasaan bawa bekal.

Tapi, tidak untuk netizen yang satu ini. Di usianya yang lebih dari 20 tahun, dia tetap percaya diri bawa bekal dari rumah. Tak ayal, banyak teman-temannya yang mengejek dia bahkan menyela dia karena kebiasaan bawa bekal tersebut. Namun, dia tutup indera pendengaran dan kini manfaatnya bisa dia rasakan.

Kisah ini diceritakan netizen dengan akun Twitter @Felixs_ie dan menjadi viral di sosmed. So, seperti apa cerita netizen ini mempertahankan kebiasaan bawa bekal?

Udah Gede Bawa Bekal

Tak bisa dipungkiri, bawa bekal dari rumah akan membuat orang lain mengejek Kamu, terlebih jikalau Kamu laki-laki muda. Ya, beda cerita kalau Kamu sudah mempunyai istri yang kadang pengin bawain Kamu makan siang. Namun, dia tidak malu. Ada beberapa alasan kenapa akhirnya netizen ini tetap bawa bekal ke kampus. Apa saja?

1. Menjatah pengeluaran sebulan Rp 500 ribu

Alasan pertama merupakan dengan prinsip Rp 500 ribu per bulan, dia mesti putar otak. Ya, salah satunya dengan bawa bekal ini. Upaya tersebut setidaknya dapat menekan pengeluaran.

Netizen ini masih kuliah dan dia mengaku kalau berasal dari keluarga yang tidak berlebih dalam hal harta. Apalagi prinsip dia kuat yaitu tidak meminta uang lebih dari apa yang sudah ditargetkan, Rp 500 ribu per bulan. So, bawa bekal tentu akan menekan pengeluaran.

Dia coba menganalogikan makan di luar seharga Rp 20 ribu. Jikalau pengeluaran itu dikali 20 hari, maka sudah Rp 400 ribu. Sedangkan, keperluan kuliah itu macam-macam. Ya, jilid, fotokopi, nge-print tugas, dan banyak lagi.

Di sisi lain, netizen ini mengaku kalau banyak teman-temannya yang meminta dia makan di rumah saja kalau memang tak ada uang daripada mesti bawa bekal. Tapi, konsep itu tidak dia sepakati. Alasannya adalah, kuliah bukan SMA yang setelah kelas selesai, Kamu bisa pulang ke rumah.

Selanjutnya

Comments