Kisah Inspiratif: Pengantin Pria yang Buta ini Mendapat Kesempatan Kedua, untuk Melihat Istrinya Berjalan Menyusuri Lorong Lagi Saat Pernikahan Mereka Kembali Digelar

Inspirasi

Ragam / Inspirasi

Kisah Inspiratif: Pengantin Pria yang Buta ini Mendapat Kesempatan Kedua, untuk Melihat Istrinya Berjalan Menyusuri Lorong Lagi Saat Pernikahan Mereka Kembali Digelar

Kisah Inspiratif: Pengantin Pria yang Buta ini Mendapat Kesempatan Kedua, untuk Melihat Istrinya Berjalan Menyusuri Lorong Lagi Saat Pernikahan Mereka Kembali Digelar

KEPONEWS.COM - Kisah Inspiratif: Pengantin Pria yang Buta ini Mendapat Kesempatan Kedua, untuk Melihat Istrinya Berjalan Menyusuri Lorong Lagi Saat Pernikahan Mereka Kembali Digelar Internet Seperti pepatah lama, cinta itu buta. Hal ini memang benar, ironisnya dalam kasus percintaan pasangan ini.Pada usia 37, Andrew Airey mengalami kebutaan secara permanen karena penyakit...
Loading...
Internet

Seperti pepatah lama, cinta itu buta. Hal ini memang benar, ironisnya dalam kasus percintaan pasangan ini.

Pada usia 37, Andrew Airey mengalami kebutaan secara permanen karena penyakit stargardt.

Ketika menikah dengan istrinya, Kelli, Andrew tidak sempat melihatnya ketika dia berjalan menyusuri lorong. Itu benar-benar menghancurkan hatinya.

Facebook | Kelli Airey

Salah satu sorotan yang paling ditunggu dalam pernikahan merupakan ketika pengantin pria membuka tudung pengantin wanita untuk pertama kalinya dalam upacara tersebut.

Namun, momen gemilang ini tidak terjadi pada Andrew dan Kelli.

Vimeo Screenshot | Ben Airey

Karena kondisi yang dimiliki Andrew ini ia alami semenjak masih remaja, dia sangat merindukan bagian pernikahan tersebut.

Dia tidak bisa melihat Kelli yang mengenakan gaun putihnya.

Dia tidak bisa menikmati antisipasi menunggu calon istrinya di depan altar.

Dan para tamu tidak melihat reaksi yang seharusnya sangat berharga di wajah Andrew ketika Kelli berjalan menyusuri lorong.

Vimeo Screenshot | Ben Airey

Menurut ahli medis, Stargardt ialah penyakit langka yang menyebabkan kebutaan selama periode waktu tertentu.

Andrew mengatakan bahwa ketika ia mulai mengalami kebutaan, ia melakukan banyak sekali tes.

Mereka bilang saya terkena penyakit mata dan cepat berkembang, kata Andrew dalam sebuah wawancara.

Vimeo Screenshot | Ben Airey

Selama dua dekade terakhir, Andrew tidak dapat melihat dengan terang.

Dia harus melepaskan SIM-nya, pekerjaannya, dan segala macam kesenangan hidup lainnya, termasuk kesempatan untuk menyaksikan calon pengantinnya sendiri.

YouTube Screenshot | ESight

Tapi semua orang pantas mendapat kesempatan kedua, bukan?

Seorang insinyur, Conrad Lewis, terinspirasi oleh dua saudara tirinya untuk memulai perusahaannya.

Mereka menjual kacamata yang memberi hadiah penglihatan kepada orang-orang yang menderita kebutaan.

Dianggap sebagai terobosan teknologi, kacamata elektronik ini membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin terjadi.

YouTube Screenshot | ESight

Sebagai hadiah untuk ulang tahun pernikahan Andrew dan Kelli yang kelima belas, eSight membiarkan mereka menggelar kembali perayaan pernikahannya.

Tapi kali ini, Andrew akan melihat segalanya dengan visi 20/20 yang hampir tepat.

Dia memakai kacamata eSight, dan akhirnya bisa menyaksikan istrinya ketika ia berjalan menyusuri lorong.

YouTube Screenshot | ESightYouTube Screenshot | ESightYouTube Screenshot | ESight

Merayakan 15 tahun menikah dengan menggelar pernikahan kami kedua kalinya ialah cara tepat untuk memulai semuanya kembali, kata Kelli dalam sumpahnya.

Saya tidak bisa lebih bersemangat bahwa kacamata barumu akan memberimu kemampuan untuk melihat hal-hal yang telah kamu lewatkan begitu lama. Dan saya tidak sabar untuk melihatmu melihat banyak detail petualangan kita sehari-hari dalam keluarga kita, tambahnya.

Facebook Video Screenshot | ESightFacebook Video Screenshot | ESightFacebook Video Screenshot | ESight

Simak lebih lanjut wacana kisah mereka di video di bawah ini.

(intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Comments