Kisah Ibu Rosdiana yang Menunda Kehamilan Sejak Awal Menikah, Adakah Risikonya?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Kisah Ibu Rosdiana yang Menunda Kehamilan Sejak Awal Menikah, Adakah Risikonya?

Kisah Ibu Rosdiana yang Menunda Kehamilan Sejak Awal Menikah, Adakah Risikonya?

KEPONEWS.COM - Kisah Ibu Rosdiana yang Menunda Kehamilan Sejak Awal Menikah, Adakah Risikonya? BEBERAPA pasangan mempunyai alasan tersendiri untuk menunda kehamilan setelah menikah. Bahkan, diantara pasangan menganggap membesarkan anak membutuhkan banyak perhatian dan juga sumber dana yang cuku...
Loading...

BEBERAPA pasangan mempunyai alasan tersendiri untuk menunda kehamilan setelah menikah. Bahkan, diantara pasangan menganggap membesarkan anak membutuhkan banyak perhatian dan juga sumber dana yang cukup.

Tak heran jikalau menunda kehamilan menjadi hal yang umum terjadi di masyarakat saat ini. Di sisi lain ada beberapa pasangan yang menunda kehamilan karena alasan karir dan kesehatan calon ibu. Seperti kisah dari Ibu Rosdiana dan Pak Hendiansyah.

Ibu Rosdiana dan Pak Hendriansyah menikah pada tahun 2000 silam. Mereka menunda kehamilan anak pertamanya dikarenakan Ibu Rosdiana tidak siap dan kondisi jantung yang menurun. Pada awal menikah, saya belum siap memilik anak. Karena jantung saya yang lemah. Suami juga memahami kondisi kesehatan saya, jadi tidak dipaksa mempunyai anak setelah menikah. Ujar Rosdiana saat ditemui Okezone di Jalan Persatuan, Rt.03/04, Cinere, (17/5/2019).

Namun, dua tahun setelah menikah Ibu Rosdiana melahirkan anak laki-laki pertamanya. Anak tersebut dinamakan Muhammad Dika Hendriansyah. Kehendak Tuhan memang tidak bisa diduga, setelah pengecekan ke dokter, dia positif hamil.

Sebelumnya kedua pasangan ini terus untuk chek up ke rumah sakit Prikasih mengenai kesehatan Ibu Rosdiana. Akhirnya setelah beberapa kali chek up, dokter memberi tahu kesehatan ibu Rosdiana sudah membaik dan stabil.

Saya sempat mengecek ke rumah sakit Prikasih, seakan-akan tidak percaya kalau hamil. Melahirkan pertama kali pada 28 Desember 2003, itu merupakan anugrah dan berkah dari Tuhan. Ujar Rosdiana.

Selain itu, ada dampak menunda kehamilan yang harus kalian ketahui. Berikut dampak-dampak menunda kehamilan, sebagaimana dikutip dari banyak sekali sumber.

1. Menurunnya kesuburan

Menunda kehamilan bisa memicu penurunan tingkat kesuburan baik pada pria maupun wanita. Bukan karena pemakaian alat kontrasepsi, tapi salah satu penyebab pastinya merupakan pertambahan usia. Dalam hal ini jumlah sel telur dalam ovarium akan menurun dan membuat kualitas sperma tidak tepat. Penuruan kesuburan akan lebih cepat pada usia 35 tahun.

2. Risiko Cacat lahir

Masalah menurunnya kesuburan mungkin bukan satu hal yang perlu dikhawatirkan. Tetapi pola makan dan gaya yang hidup sehat juga patut diperhitungkan. Ketika hamil di usia yang terlalu tua, ada resiko bayi mengalami cacat semenjak lahir.

3. Persalinan yang bisa berbahaya

Wanita yang memutuskan untuk hamil dan menjalani persalinan di atas usia 40 tahun biasanya akan menemukan kesulitan tersendiri. Alasannya adalah melahirkan pada usia tersebut membutuhkan usaha yang lebih keras, terutama pada persalinan normal, berbeda dengan operasi cesar. Usia calon ibu juga mempengaruhi fisik dan orga dalam yang ada pada tubuh.

Menunda kehamilan bukan keputusan yang gampang. Semuanya harus dipersiapkan secara matang. Mulai dari biaya, mental dan fisik, serta hal lainnya.

(dno)

Comments