Ketika ayah ke pengadilan menuntut anak memberinya uang perawatan

Internasional

News / Internasional

Ketika ayah ke pengadilan menuntut anak memberinya uang perawatan

Ketika ayah ke pengadilan menuntut anak memberinya uang perawatan

KEPONEWS.COM - Ketika ayah ke pengadilan menuntut anak memberinya uang perawatan Selama bertahun-tahun, Taher menjalankan toko pakaian di Chittagong, Bangladesh. Tapi ia memutuskan berhenti bekerja, meski uang yang ia miliki tak begitu banyak. Akhirnya ia tergantung dengan bantuan...
Loading...

Selama bertahun-tahun, Taher menjalankan toko pakaian di Chittagong, Bangladesh.

Tapi ia memutuskan berhenti bekerja, meski uang yang ia miliki tak begitu banyak. Akhirnya ia tergantung dengan bantuan dari anak laki-laki dan perempuannya.

"Istri saya dan diri saya sendiri harus berjuang untuk membesarkan anak laki-laki kami," kata Taher. "Tetapi setelah menikah, dia berubah dan berhenti memperhatikan orang tuanya."

Meskipun anak perempuannya membantu, Taher tetap harus berjuang.

Pria berumur 75 tahun ini mengatakan dirinya tidak mempunyai pilihan selain menuntut anak laki-lakinya, Mohammad Shahjahan, agar merawatnya.

"Ini ialah keputusan yang berat bagi saya. Semua orang semenjak lama mendesak saya untuk menuntut, tetapi saya tidak ingin melakukannya. Saya mengambil langkah hukum ketika sudah tidak ada jalan lain."

Anak laki-lakinya menolak tuntutan tersebut.

Keduanya sudah tidak berhubungan selama puluhan tahun tetapi Shahjahan, yang bekerja sebagai bankir, mengatakan dirinya tetap membantu orang tuanya. Dia mengatakan ayahnya mengambil upaya ini hanya "untuk mempermalukannya".

anak, orang tua, bangladeshBBCOrang tua lawan anak

Ini merupakan bentuk perpecahan keluarga yang dapat terjadi di mana pun, tetapi jalan keluar yang ditempuh Taher ialah tidaklah biasa.

Dia mengajukan tuntutan berdasarkan Parents Maintenance Act atau undang-undang merawat orang tua, sebuah statuta di Bangladesh yang memberikan jalan bagi orang tua melawan anak mereka yang dianggap tidak berbakti.

Loading...

Comments