Kesehatan mental: Lima hal yang tidak dibicarakan oleh laki-laki

Internasional

News / Internasional

Kesehatan mental: Lima hal yang tidak dibicarakan oleh laki-laki

Kesehatan mental: Lima hal yang tidak dibicarakan oleh laki-laki

KEPONEWS.COM - Kesehatan mental: Lima hal yang tidak dibicarakan oleh laki-laki Sekitar setiap 40 menit, satu orang meninggal dunia karena bunuh diri di dunia ini. Kebanyakan dari mereka ialah laki-laki, yang tidak membicarakan masalah-masalah mereka atau mencari pertolongan. Apa...
Loading...

Sekitar setiap 40 menit, satu orang meninggal dunia karena bunuh diri di dunia ini. Kebanyakan dari mereka ialah laki-laki, yang tidak membicarakan masalah-masalah mereka atau mencari pertolongan. Apa saja topik-topik yang sebetulnya perlu dibicarakan lebih terbuka oleh laki-laki?

Sosmed versus kenyataan

Penggunaan sosmed bisa berdampak luas terhadap kesehatan mental.

Kajian dari Universitas Pennsylvania menyimpulkan bahwa lebih banyak waktu yang dihabiskan seseorang di sosmed, lebih besar kemungkinan orang itu merasa kesepian dan depresi. Namun dampaknya juga bisa sebaliknya.

"Mengurangi penggunaan sosmed akan mengurangi secara signifikan depresi dan kesepian," kata psikolog yang menulis kajian itu Melissa Hunt. "Dampak ini jelas sekali terhadap orang-orang yang depresi dalam penelitian ini."

Namun apa sesungguhnya yang merugikan dari sosmed?

Apa yang tampak di sosmed bukanlah cerminan dari kehidupan sesungguhnya, tapi kita tak bisa melakukan hal lain kecuali membuat perbandingan, kata Oscar Ybarra, profesor piskologi di Universitas Michigan.

"Orang tidak perlu terlalu sadar bahwa ini sedang terjadi, tapi memang demikianlah halnya. Kita melihat sosmed, kemudian berurusan dengan muatan yang sangat dipilih dengan baik. Lebih banyak kita menggunakannya, lebih banyak perbandingan sosial yang muncul darinya dan ini terkait dengan memburuknya perasaan kita secara umum."

Kesepian

Dalam survei yang diselenggarakan oleh BBC's Loneliness Experiment bekerja sama dengan Wellcome Collection ditemukan bahwa orang muda berusia antara 16 hingga 24 tahun merupakan kelompok umur yang paling merasa kesepian.

Young male sitting on a rooftop looking outGetty Images

Sebuah kajian Oxford tahun 2017 juga menemukan laki-laki lebih sulit dalam mengusir rasa sepi.

"Hal yang menentukan apakah seorang perempuan berhasil mengatasi kesepian merupakan: apakah mereka berupaya untuk bicara kepada sahabat mereka di telepon," kata Robin Dunbar yang memimpin penelitian ini.

Comments