Kepulauan Seribu Darurat Sampah, Butuh Penguatan Wisata Ramah Lingkungan

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Kepulauan Seribu Darurat Sampah, Butuh Penguatan Wisata Ramah Lingkungan

Kepulauan Seribu Darurat Sampah, Butuh Penguatan Wisata Ramah Lingkungan

KEPONEWS.COM - Kepulauan Seribu Darurat Sampah, Butuh Penguatan Wisata Ramah Lingkungan Kepulauan Seribu yang merupakan rumah bagi 24.000 jiwa dan salah satu Daerah Strategis Pariwisata Nasional. Sayangnya, hingga kini masih kerap ditemukan sampah di bibir pantai kepulauan seribu....

Kepulauan Seribu yang merupakan rumah bagi 24.000 jiwa dan salah satu Daerah Strategis Pariwisata Nasional. Sayangnya, hingga kini masih kerap ditemukan sampah di bibir pantai kepulauan seribu.

Sebagian besar sampah Kepulauan Seribu diangkut ke TPST Bantar Gebang. Sampah di Kepulauan Seribu berasal dari aktivitas penduduk, kegiatan wisata, perkantoran, sekolah, serta kiriman dari daerah sekitar Kepulauan Seribu.

Bahkan, daerah tersebut telah mendeklarasikan masalah sampah sebagai hal darurat yang membutuhkan perhatian khusus. Sebuah peta jalan yang berisikan taktik rinci untuk mengelola sampah di Kepulauan Seribu sangat dibutuhkan sebagai regulasi yang melengkapi Kebijakan dan Taktik Daerah DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah.

Menilik sumber sampah yang bervariasi, pendekatan upaya pengurangan dan penanganan sampah harus bersifat holistik, beranjak dari rumah tangga, hingga penguatan wisata yang ramah lingkungan.

Satgas Covid-19 Kembali Perketat Tempat Wisata di Bogor Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi sampah plastik di lautIlustrasi sampah plastik di laut

"Saat ini telah banyak inisiatif kolaborasi multi-stakeholders dan program pemerintah yang menyokong Kepulauan Seribu yang bersih, namun hal ini harus terus dipantau dan dievaluasi dalam jangka panjang," ujar Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Sujanto Budiroso dala keterangannya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Divers Clean Action, Swietenia Puspa Lestari, menyatakan dibutuhkan banyak sekali inovasi teknologi untuk pengurangan seperti melalui toko curah hingga pengolahan sampah seperti sampah laut, sinergi program kolaborasi di tingkat tapak hingga kebijakan untuk mewujudkan jakarta sadar sampah yang holistik.

"Selain itu, kebutuhan banyak sekali upaya edukasi yang menunjang perubahan perilaku secara masif juga harus dilakukan, di antaranya melalui jingle, video serial, serta dokumen Rencana Aksi Sistem Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu. Tujuannya semua lapisan masyarakat bisa turut serta dalam pengurangan sampah dari sumber," kata dia.

Comments