Kenali Hong Kong Lebih Dekat, Lewat Kelezatan Kulinernya

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Kenali Hong Kong Lebih Dekat, Lewat Kelezatan Kulinernya

Kenali Hong Kong Lebih Dekat, Lewat Kelezatan Kulinernya

KEPONEWS.COM - Kenali Hong Kong Lebih Dekat, Lewat Kelezatan Kulinernya NAPAK tilas biasanya terukir dari bangunan tua. Namun, Hong Kong punya cara beda untuk ajak Anda kembali ke masa lalu yakni melalui makanan. Beragam sajian khas bersejarah Hong Kong ketika dijaj...

NAPAK tilas biasanya terukir dari bangunan tua. Namun, Hong Kong punya cara beda untuk ajak Anda kembali ke masa lalu yakni melalui makanan.

Beragam sajian khas bersejarah Hong Kong ketika dijajah Inggris kini menarik sejumlah wisatawan dunia. Rasa yang otentik hingga kisah dibalik setiap makanan begitu membekas di lidah para pencinta makanan. Anda mungkin akan jatuh cinta juga lho.

Penasaran seperti apa sajian bersejarah dari Hong Kong ini? berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari CNN.

Seafood kering

Pernakah Anda mencoba ikan kering ketika pergi ke Hong Kong ? bila pernah, rupanya makanan dengan rasa asin ini punya sejarah panjang lho.

Sebelum Hong Kong dijajah kolonial Inggris, kota yang menjadi wilayah administratif negeri Tirai Bambu tersebut dulunya menjadi kota pabrik atau kota perekonomian yang sibuk. Daerah ini dihuni oleh nelayan.

Wilayah ini sering dijadikan pelabuhan bagi bangsa Eropa, Asia hingga perompak. Mereka sering berlabuh dalam waktu cukup panjang. Kemudian, mereka melihat ikan kering yang ditemukan di Hong Kong begitu sangat berharga.

Lalu ketika masa pre-pendinginan setelah perang, ikan kering atau disebut Haam Yu ini menjadi salah satu menu utama di dapur masyarakat sekitar. Masyarakat meyakini kalau ikan kering merupakan sumber protein yang mudah bagi masyarakat sekitar dan memberikan usia panjang bagi pelaut yang berlabuh tersebut.

Tanpa adanya ikan kering, para pelaut tidak akan bisa berlayar lama terutama ketika perjalanan panjang. Dari situlah ikan kering yang kini dapat ditemukan di daerah Sai Yin Pun menjadi makanan khas dari Hong Kong.

Cha Chaacan Teng

Pertengahan tahun 1950, banyak perubahan terjadi di Hong Kong. Pihak Inggris sudah menancapkan benderanya di tahun 1841, penjajah pun menguasai seluruh daerah.

Setelah perang dunia ke II, imigran China mulai memenuhi Hong Kong. Mereka mulai membersihkan sisa-sisa kolonial dan mengembalikan lagi masa lampau Hong Kong di tahun 50 an dan 60 an.

Seiring pemulihan masa setelah perang, daerah ini kembali menjadi tempat pabrik. Di mana kota menjadi sangat berkembang. Semenjak ketika itu, mulailah marak akan kemunculan kedai kopi ditemukan di Hong Kong.

Namun, hanya ada satu kedai kopi yang masih menyimpan sejarah Hong Kong dari sajian minuman khasnya, ialah Cha Chaacan Teng yang sudah ada semenjak 1920.

Mereka memiliki menu makan malam akan 75 tahun lebih sejarah Hong Kong yakni telur tart, roti panggang bergaya Hong Kong, dan teh susu yuanyang - campuran teh hitam dan kopi yang kuat. Anda bisa duduk di cha chaan teng dan memiliki selai kacang dan susu kental di roti bakar.

Mencoba Saus Soya

Rasanya tak lengkap jikalau tidak merasakan Saus Soya yang menjadi ciri khas makanan Hong Kong dan Asia. Awal mulanya mirip dengan kisah Cha Chaan Teng, makan malam dengan gaya tahun 50an dan 60an.

Awal mula saus soya ini booming yakni ketika orang kaya dari Hong Kong traveling keliling Eropa dan Inggris. Kemudian, ketika mereka kembali, mereka ingin rasa yang lebih kosmopolitan seperti steak.

Sebagai jawaban, orang Kanton yang menjadi penduduk asli Hong Kong kemudian memasak di hotel internasional mengambil banyak pelajaran dari restoran Barat. Lalu, mereka mengubah rasanya agar cocok dengan lidah orang-orang Kanton.

Semenjak ketika itu, saus soya khas orang Kanton banyak digunakan ketika memasak beragam sajian. Jadilah, saus soya Asia kini begitu booming digunakan hingga ketika ini. Padahal, asli saus tersebut dari negeri Barat, kini bila mencari saus soya negeri Eropa saja sudah sangat susah dan langka.

Kenali Hong Kong Lebih Dekat, Lewat Kelezatan Kulinernya

Comments

loading...