Kemeriahan Prosesi Semena Santa di Larantuka NTT Menarik Puluhan Ribu Wisatawan

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Kemeriahan Prosesi Semena Santa di Larantuka NTT Menarik Puluhan Ribu Wisatawan

Kemeriahan Prosesi Semena Santa di Larantuka NTT Menarik Puluhan Ribu Wisatawan

KEPONEWS.COM - Kemeriahan Prosesi Semena Santa di Larantuka NTT Menarik Puluhan Ribu Wisatawan Kota Larantuka di Florea Timur, Nusa Tenggara Timur, telah lama menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indoensia. Hal ini tidak terlepas dari beragam ritual keagamaan berbalut budaya yang kerap...
Loading...

Kota Larantuka di Florea Timur, Nusa Tenggara Timur, telah lama menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indoensia. Hal ini tidak terlepas dari beragam ritual keagamaan berbalut budaya yang kerap diselenggarakan oleh pemerintah setempat.

Salah satunya merupakan Perayaan Semena Santa atau pekan suci di Kota Larantuka yang dihadiri puluhan ribu wisatawan. Setidaknya, lebih dari 20 ribu peziarah yang datang dari banyak sekali tempat datang menyaksikan ritual keagamaan yang telah berlangsung lebih dari lima abad itu.

Prosesi Semana Santa sendiri berasal dari kata semana (pekan) dan santa (suci), yang artinya pekan suci yang dimulai dari Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga Perayaan Minggu Paskah bagi umat Katolik.

Kepala Bidang Pemasaran Area II Regional III di Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hendry Noviardi di Larantuka memaparkan, Semana Santa diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Larantuka dan memberikan dampak dari sisi nilai kreatif maupun nilai komersial.

"Dari sisi 'commercial value' kedatangan banyak peziarah atau wisatawan baik dalam atau luar negeri. Yang akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, kata Hendry Noviardi, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Sabtu (20/4/2019).

NTT

Prosesi Jumat Agung di Larantuka memang menjadi daya tarik tersendiri setiap tahun menjelang Paskah, baik bagi peziarah maupun wisatawan. Prosesi itu dimulai jalan salib bersama di gereja-gereja, lalu mengarak patung Yesus tersalib.

Patung Yeses dikeluarkan dari dalam Kapela Tuan Meninu di Kota Rewido, Kelurahan Sarotari Tengah dan diarak menuju Pelabuhan Kure di depan Kapela Tuan Ma (Kapela Patung Bunda Maria) dan Tuan Ana (Patung Tuhan Yesus).

ntt

Pada malam hari, para peziarah berkumpul di depan gereja Katedral. Dari titik itulah prosesi Sesta Vera atau prosesi Jumat Agung dimulai dan terus bergemuruh di sepanjang jalan yang jaraknya mencapai 2 kilometer.

ntt

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, Apolonia Corebima menambahkan kekayaan potensi pariwisata di Flores Timur begitu beragam dan menarik untuk dipasarkan, seperti wisata religi, keindahan alam, dan budaya.

Bila tradisi dan budaya dikelola dengan baik dan berbobot, kunjungan wisatawan ke Flores Timur akan semakin marak. Untuk itu kita menggelar pre-event Semana Santa yaitu Festival Bale Nagi yang artinya pulang kampung, agar wisatawan semakin lama tinggal di Larantuka, pungkasnya.

(hel)

Loading...

Comments