Keluarga Nazaruddin Dalam Pusaran Kasus Gratifikasi Bowo Sidik Pangarso

Nasional

News / Nasional

Keluarga Nazaruddin Dalam Pusaran Kasus Gratifikasi Bowo Sidik Pangarso

Keluarga Nazaruddin Dalam Pusaran Kasus Gratifikasi Bowo Sidik Pangarso

KEPONEWS.COM - Keluarga Nazaruddin Dalam Pusaran Kasus Gratifikasi Bowo Sidik Pangarso Laporan Wartawan Tribunnews, Wangsit Rian Pratama JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berniat untuk terus mendalami kasus sangkaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR Fr...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews, Wangsit Rian Pratama

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berniat untuk terus mendalami kasus sangkaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Penyidikan difokuskan kepada kakak-beradik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Terpidana kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet itu diketahui mempunyai dua adik.

Semuanya masuk dalam daftar pemeriksaan KPK.

Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk, Bowo Sidik Pangarso usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Bowo Sidik menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan suap pelaksanaan kerja sama bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan penerimaan lain terkait jabatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Terduga kasus sangkaan suap distribusi pupuk, Bowo Sidik Pangarso usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Bowo Sidik menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus sangkaan suap pelaksanaan kerja sama bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan penerimaan lain terkait jabatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Namun hanya satu adik yang baru bisa dimintai keterangan oleh penyidik.

Dia merupakan Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir

Saat itu, Senin (1/7/2019), Nasir diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan terduga Indung, orang kepercayaan Bowo Sidik yang juga staf PT Inersia.

Setelah menjalani pemeriksaan di kantor KPK Senin itu, Nasir tidak berkomentar apa-apa saat ditanyai oleh awak media.

"Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait sangkaan peredaran dana gratifikasi kepada terduga BSP," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah memaparkan materi pemeriksaan untuk Nasir, Senin (1/7/2019).

Hendropriyono Berharap Jokowi Bentuk Kabinet Zaken

Barbie Kumalasari Sebut Pengacara yang Tinggalkan Galih Ginanjar Hanya Cari Panggung

Harus Kembali Mengenang Masa Lalu, Jadi Kesulitan Larissa Chou Ketika Menulis Buku

Comments