Keluarga Korban Penembakan New Zealand Bawa Kuliner Khas Minang

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Keluarga Korban Penembakan New Zealand Bawa Kuliner Khas Minang

Keluarga Korban Penembakan New Zealand Bawa Kuliner Khas Minang

KEPONEWS.COM - Keluarga Korban Penembakan New Zealand Bawa Kuliner Khas Minang Keluarga Zulfirman Syah, warga Padang korban penembakan brutal di sebuah masjid di New Zealand, akhirnya berangkat ke negeri itu untuk menjenguk anggota kerabat mereka. Empat kakak Zulfirman Yulier...
Loading...

Keluarga Zulfirman Syah, warga Padang korban penembakan brutal di sebuah masjid di New Zealand, akhirnya berangkat ke negeri itu untuk menjenguk anggota kerabat mereka.

Empat kakak Zulfirman Yulierma, Alhamdani, Hendra Yaspita, dan Nurhamida diterbangkan ke New Zealand dari Padang, Sumatera Barat, pada Kamis, 21 Maret 2019. Mereka berangkat difasilitasi oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Meski dalam misi menjenguk korban dan putranya bernama Overeos Oemar Syah (2 tahun), keberangkatan itu juga dijadikan momentum untuk melepaskan kerinduan. Terutama setelah mendapatkan berita mengenai insiden yang menimpa korban dan putranya itu.

Hendra Yaspita, mengatakan bahwa keberangkatan itu sekaligus momentum pelepas rindu. Karena, semenjak memutuskan mengadu nasib di New Zealand bersama anak dan istrinya, korban kerap merindukan masakan orangtuanya.

Rendang, sala lauk, dan gulai pangek ialah tiga jenis masakan yang sangat dirindukan Zulfirman. Ketiga makanan itu memang menjadi masakan favorit Zulfirman selama di Indonesia, terutama ketika korban pulang kampung. Semua jenis masakan itu dimasak sendiri oleh orangtuanya.

Relawan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengantar keluarga Zulfirman Syah,

Perdana Menteri Jacinda Ardern memeluk seorang jemaah masjid di Masjid Kilbirnie (17/3) di Wellington, Selandia Baru. - Hagen Hopkins/Getty Images

Apa Saja Kebijakan PM Selandia Baru Ardern Usai Teror di Dua Masjid

Keluarga korban penembakan di Selandia Baru siap berangkat.

Pemerintah Selandia Baru Janji Rawat WNI Korban Penembakan

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan azan Jumat (22 Maret 2019) akan disiarkan langsung di stasiun TV dan radio negara itu.

Selandia Baru akan Siarkan Langsung Azan Jumat 22 Maret 2019

"Zul sempat nitip sesuatu dari Indonesia. Katanya, rindu merasakan masakan Mama. Ada makanan yang kami bawa tapi takut bermasalah di Imigrasi nantinya. Makanya, enggak bisa kami bawa banyak, katanya.

Hendra menegaskan, keluarga besar sangat merasa bersyukur karena sebelumnya memang tidak disangka. Selaku perwakilan keluarga, dia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh banyak sekali pihak, terutama ACT yang sudah memfasilitasi.

Pemerintah Selandia Baru berjanji menolong dan merawat Zulfirman Syah dan anaknya, yang menjadi korban penembakan itu agar segera pulih kembali dan membantu keluarganya di New Zealand.

Janji itu disampaikan oleh Roy Ferguson, diplomat perwakilan pemerintah New Zealand di Jakarta, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah pada 19 Maret 2019.

Roy Ferguson juga menegaskan, pemerintah New Zealand tidak menoleransi segala bentuk kekerasan ataupun ekstremisme. Usai penembakan brutal pada 15 Maret 2019, pemerintah setempat bekerja sama dengan komunitas muslim di negara itu dan seluruh dunia untuk melawan terorisme.

Loading...

Comments