Kasus SPAM PUPR, KPK Terima Lagi Pengembalian Uang Rp 1,7 Miliar

Nasional

News / Nasional

Kasus SPAM PUPR, KPK Terima Lagi Pengembalian Uang Rp 1,7 Miliar

Kasus SPAM PUPR, KPK Terima Lagi Pengembalian Uang Rp 1,7 Miliar

KEPONEWS.COM - Kasus SPAM PUPR, KPK Terima Lagi Pengembalian Uang Rp 1,7 Miliar Laporan Wartawan Tribunnews, Ide Rian Pratama JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendapatkan pengembalian uang sejumlah Rp1,7 miliar dalam penyidikan kasus suap pelaksanaan proyek p...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews, Ide Rian Pratama

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendapatkan pengembalian uang sejumlah Rp1,7 miliar dalam penyidikan kasus suap pelaksanaan proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018 di Kementerian PUPR.

"Terdapat tambahan pengembalian uang dari 3 orang PPK proyek SPAM di Kementerian PUPR sejumlah Rp1,7 miliar sehingga total pengembalian di bulan Februari ini merupakan Rp4,7 miliar dari 16 orang PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Tutur Febri, KPK mendapatkan pengembalian tersebut dan menempatkannya sebagai bagian dari berkas perkara untuk para terduga yang sedang diproses.

Hari ini KPK juga memeriksa PPK PPSM Lampung Ahmad Syafaruddin, PNS pada Kementerian PUPR Moh Ali Tasriep, Kasatker PAM Strategis Rahmsi Budi Siswanto dalam kasus tersebut.

"Penyidik hari ini mendalami proses pelaksanaan pengadaan proyek SPAM di sejumlah daerah yang terkait dengan terduga," tutur Febri.

Selain itu, dari sejumlah saksi pengeluaran dari PT WKE yang diduga untuk menyuap sejumlah pejabat ke Kementerian PUPR juga terus dikembangkan.

"KPK kembali mengingatkan agar pejabat-pejabat di kementerian PUPR yang pernah mendapatkan uang terkait dengan proyek penyediaan air minum ataupun proyek lainnya agar segera mengembalikan uang ke KPK. Hal tersebut akan menjadi bagian dari berkas perkara dan sikap kooperatif tersebut tentu dihargai secara hukum," tandas Febri.

Sebelumnya, KPK telah mendapatkan pengembalian uang sejumlah Rp3 miliar dari 13 orang PPK pada proyek-proyek pembangunan SPAM pada Kementerian PUPR pada pekan kemarin tanpa bersedia menyebutkan nama atau identitas ke-13 orang tersebut.

Dalam kasus sangkaan suap terkait sejumlah proyek pembangunan SPAM di Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018, KPK menetapkan 8 orang terduga di antaranya 4 petinggi perusahaan diduga sebagai pihak pemberi suap adalah Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Kesuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL).

Kasus SPAM PUPR, KPK Terima Lagi Pengembalian Uang Rp 1,7 Miliar

Comments