Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya

Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya

KEPONEWS.COM - Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya MASALAH gangguan pendengaran (tuli) ternyata masih banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Meskipun tidak menyebabkan kematian, namun penyakit ini bisa menyebabkan permasalahan mental bagi penderita...
Loading...

MASALAH gangguan pendengaran (tuli) ternyata masih banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Meskipun tidak menyebabkan kematian, namun penyakit ini bisa menyebabkan permasalahan mental bagi penderitanya.

Sebagaimana diketahui, seseorang bisa dianggap tuli apabila tidak bisa mendengar suara di bawah 40 desibel (db). Tentunya Kamu bisa mengukurnya dengan mengetahui seberapa besar suara yang dihasilkan manusia.

Pada umumnya suara yang dihasilkan seseorang yang berbicara merupakan 50-60db, sementara saat berbisik-bisik suara yang dikeluarkan hanya 20-30db. Selain itu tingkat kerusakan indera pendengaran manusia juga mempunyai beberapa derajat ketulian.

Tuli tingkat rendah ialah orang yang tidak bisa mendengar suara 30-40db, kalau seseorang tidak bisa mendengar suara hingga 40-60db maka sudah masuk dalam kategori menengah. Tingkat berat ialah kalau seseorang tidak bisa mendengar suara 60-80db.

Yang paling ekstrim merupakan seseorang yang tidak bisa mendengar suara diatas 90db. Kategori ini sudah masuk dalam fase sangat berat, atau biasanya disebut tuli total.

Viral Bohong Lagi ASMR Samyang, Hebat Gadis Cilik Ini Berani Minta Maaf

Kenakan Kebaya Abu-Abu, Siti Badriah Tampil Cantik saat Dilamar

Hal ini pun dibenarkan oleh Perhati KL, Soekirman Soekin. Menurutnya, ketulian ini mempunyai banyak sekali dampak negatifnya bagi manusia. Mulai dari minder hingga pengaruh terhadap masa depan kehidupan sang penderitanya.

Secara sosial penderita tuli akan minder karena malu. Ada juga yang mempengaruhi kesehatan karena rubela. Jikalau ini cacat semenjak lahir maka akan memperngaruhi kehidupan di depannya, anak akan minder, berpengaruh juga pada pendidikan, terang Soekirman, saat diwawancarai Okezone, Jumat (22/3/2019).

Soekirman juga memaparkan bahwa indera pendengaran manusia merupakan hal yang sangat penting. Sebagai alat pendengar, indera pendengaran juga mempunyai kemampuan untuk mengatur keseimbangan manusia. Seseorang akan hilang keseimbangannya apabila mengalami masalah pada telinganya.

Salah satu komponen sistem keseimbangan ada di belakang indera pendengaran. Apabila seseorang terpukul atau terbentur dan mengenai sistem keseimbangan yang ada di belakang indera pendengaran, maka seseorang akan terjatuh dan sulit untuk bangun, tuntasnya.

(ndr)

Loading...

Comments