Kandidat Politik di India Menggunakan Anjing Liar Sebagai Papan Reklame Berjalan

Unik

Ragam / Unik

Kandidat Politik di India Menggunakan Anjing Liar Sebagai Papan Reklame Berjalan

Kandidat Politik di India Menggunakan Anjing Liar Sebagai Papan Reklame Berjalan

KEPONEWS.COM - Kandidat Politik di India Menggunakan Anjing Liar Sebagai Papan Reklame Berjalan Pemilu di negara bagian Uttar Pradesh, India benar-benar jatuh ke tangan anjing, karena beberapa kandidat dilaporkan memakai anjing liar sebagai papan reklame untuk memastikan pesan kampanye mereka me...

Pemilu di negara bagian Uttar Pradesh, India benar-benar jatuh ke tangan anjing, karena beberapa kandidat dilaporkan memakai anjing liar sebagai papan reklame untuk memastikan pesan kampanye mereka menjangkau sebanyak mungkin orang.

Setidaknya dua kandidat satu di Rae Bareli dan satu lagi di distrik Ballia telah menempelkan spanduk dan poster kampanye mereka pada anjing liar di daerah mereka dan membiarkan mereka berkeliaran.

Foto-foto dari iklan yang berjalan yang ada pada anjing-anjing ini menjadi viral di sosmed akhir pekan lalu, membuat marah para aktivis perlindungan hewan, dan menginspirasi semua jenis meme.

Namun terlepas dari tanggapan negatif terhadap cara kampanye tersebut, salah satu kandidat yang mengaku memakai anjing untuk memberikan pesannya di luar sana tidak menyesal.

Tidak ada aturan dalam model code of conduct yang melarang kami memakai anjing liar dalam kampanye. Kami tidak menyakiti hewan itu dengan cara apa pun, kata kandidat yang lebih suka tidak disebutkan namanya itu.

Faktanya, kami memberi makan anjing setiap hari. Ini ialah ide baru dan para pemilih juga tertarik pada inovasi semacam itu, tambahnya.

Aktivis hewan dan pecinta anjing tidak begitu setuju dengan politisi tersebut. Banyak dari mereka percaya bahwa memakai anjing sebagai papan reklame iklan seharusnya merupakan pelanggaran yang dapat dihukum.

Bagaimana perasaan seorang pria jikalau stiker serupa menempel di wajahnya selama pemilu? kata aktivis hak-hak hewan Reena Mishra. Hanya karena seekor anjing tidak dapat memprotes, kita tidak boleh memperlakukan mereka dengan cara seperti itu. Polisi harus segera mengambil tindakan terhadap kandidat yang memakai cara pemilihan ini. (lidya/yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Comments