Kalung Anticorona Akan Diproduksi Agustus, Apa Kabarnya?

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Kalung Anticorona Akan Diproduksi Agustus, Apa Kabarnya?

Kalung Anticorona Akan Diproduksi Agustus, Apa Kabarnya?

KEPONEWS.COM - Kalung Anticorona Akan Diproduksi Agustus, Apa Kabarnya? JAKARTA - Upaya pencegahan virus corona terus dilakukan, salah satunya dengan pengembangan Kalung Antivirus Corona. Beberapa waktu lalu, kalung yang bisa digunakan untuk mencegah virus corona ini akan...

JAKARTA - Upaya pencegahan virus corona terus dilakukan, salah satunya dengan pengembangan Kalung Antivirus Corona. Beberapa waktu lalu, kalung yang bisa digunakan untuk mencegah virus corona ini akan diproduksi pada bulan ini.

"Bulan depan (Agustus) ini (Kalung Antivirus Corona) sudah dicetak, diperbanyak, ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Minggu 5 Juli 2020.

Berdasarkan pengembangan Balitbang Kementan, kalung ini memakai tanaman Atsiri (eucalyptsus). Di mana dari hasil lab, dari 700 jenis, satu bisa mematikan Corona. Namun bukan vaksin dan sebagainya.

Hitung-hitungan Budget Vaksin Covid-19, Siapkan Rp30 Triliun

"Ini bukan obat oral, ini bukan vaksin, tapi kita sudah lakukan uji efektivitas, secara laboratorium secara ilmiah kita bisa buktikan," kata Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry.

Dalam banyak sekali studi dikatakan, obat ini hanya cukup 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus. Artinya dengan konsentrasi 1% saja sudah cukup membunuh virus 80-100%.

Virus Corona

Bahan aktif utamanya, terdapat pada cineol-1,8 yang mempunyai manfaat sebagai antimikroba dan antivirus melalui mekanisme M pro. M pro ialah main protease (3CLPro) dari virus corona yang menjadi sasaran potensial dalam penghambatan replikasi virus corona.

Penelitian menunjukkan Eucalyptol ini berpotensi mengikat protein Mpro sehingga menghambat replikasi virus.

Uji Vaksin Sinovac, Bio Farma: Ini Pencegahan Bukan Obat Corona!

Manfaat tersebut dapat terjadi karena 1,8 cineol dari eucalyptus disebut eucalyptol dapat berinteraksi dengan transient receptor potential ion chanel yang terletak di saluran pernapasan.

Namun, kalung anticorona ini menuai pro dan kontra. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meminta kepada Kementerian Pertanian (Kementan) fokus pada tupoksinya, adalah mengurusi sektor pertanian. Permintaan ini menyusul ramainya kalung antivirus corona yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian.

Anggota Komisi IV DPR-RI Fraksi Demokrat Suhardi Daka mengatakan, Kementerian Pertanian ada baiknya tidak fokus untuk mengurusi masalah kesehatan. Alasannya adalah, untuk urusan kesehatan sudah menjadi tugasnya Kementerian Kesehatan.

"Ini sama halnya saya kira kalau obat-obatan harus masuk dalam uji klinis, farmasi dan sebagainya, saya kira merupakan tupoksi Kemenkes," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IV, di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Virus Corona

Selanjutnya

Comments