Jia, Chinese Resto Baru dengan Sentuhan Modern

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Jia, Chinese Resto Baru dengan Sentuhan Modern

Jia, Chinese Resto Baru dengan Sentuhan Modern

KEPONEWS.COM - Jia, Chinese Resto Baru dengan Sentuhan Modern JAKARTA Menjelang Imlek Hotel Shangri-La Jakarta membuka kembali restoran masakan Cina andalannya. Bila dulu dikenal dengan nama Shang Palace kini restoran tersebut berubah wujud dengan nama Jia.Jia p...
Loading...

JAKARTA Menjelang Imlek Hotel Shangri-La Jakarta membuka kembali restoran masakan Cina andalannya. Bila dulu dikenal dengan nama Shang Palace kini restoran tersebut berubah wujud dengan nama Jia.

Jia pun hadir dengan wajah yang 100 persen berbeda. Hilang sudah karpet serta dinding merah klasik yang dulu menghiasi Shang Palace. Jia kini terkesan modern serta kontemporer dengan dinding bata dan kursi serta ornamen kayu yang hangat. Nuansa modern pun dibawa Jia ke seluruh menunya.

Christopher Chai, executive chinese chef Shangri-La Jakarta, mengatakan Jia juga menjadi restoran masakan Cina dengan pertama dengan oven khusus bebek. Jangan heran bila masuk ke Jia dan tidak menemukan bebek panggang yang digantung-gantung mirip restoran Cina lainnya.

"Butuh 45 menit untuk memanggang bebek, kalau sedang buru-buru bisa telepon dulu dan pesan. Jadi begitu datang bebek sudah matang," kata Chai, ditemui di pembukaan restoran Jia.

Dulu, Shang Palace menyediakan bebek yang sudah dipanggang dan tinggal dipotong ketika tamu datang. Sekarang bebek panggang tidak bisa tersedia cepat. Chai mengatakan, Jia mengadopsi gaya bebek panggang Beijing.

Ada satu menu yang dulu tidak tersedia kini menjadi andalan di Jia. Chai menjelaskan menu itu ialah la mian alias mi tarik. Seluruh mi untuk menu ini dipastikan Chai diracik sendiri di dapur Jia. "Kalau tidak rasanya pasti jauh beda," ujar Chai yang baru semenjak 2014 bekerja di dapur Shangri-La Jakarta, setelah sebelumnya berbasis di Filipina.

La Zhou La Mian Noodle Soup dengan Beef Shank disebut Chai sebagai salah satu menu andalan. Kuah yang gurih namun bening ini menjadi kekuatan sup. La mian yang lembut dan sedikit kenyal berpadu tepat dengan potongan daging yang empuk.

Untuk makan siang, Chai menyarankan aneka dim sum dan la mian. Katanya, dim sum dan la mian tidak butuh waktu untuk diolah sehingga cocok untuk menu makan siang yang tidak membutuhkan waktu lama. Beragam dim sum juga begitu menarik hati untuk mengisi perut.

Andalannya ialah Steamed Rice Roll with Crispy Shrimp. Kulit dim sum yang diberi warna merah dipadu dengan nasi dan udang. Adapula Deep Fried Minced Chicken and Seafood Puffs in Curry Coconut Sauce. Dim sum yang satu ini mirip aneka puff dengan isian kari yang banyak dijajakan, bedanya ukurannya lebih kecil dan kulit puff sangat renyah.

La Zhou La Mian Noodle Soup

Sementara untuk makan malam, Chai menyarankan bebek panggang. Santap bebek dengan mock atau semacam kulit pangsit. Cara memakannya, olesi plum sauce ke lembaran mock, lalu letakkan potongan mentimun, daun bawang, dan bebek panggang. Saus berguna untuk menghilangkan amis dari bagian kulit bebek panggang.

Selain bebek, masih ada sejumlah menu yang cocok untuk menemani makan malam. Salah satu rekomendasinya merupakan US Beef Short Rib with Pear. Buah pir sengaja dileburkan dalam saus memberi rasa manis di iga sapi yang sudah dimarinasi sebelum dimasak. Rendaman bumbu memberi rasa gurih hingga ke dalam daging yang begitu mudahnya lepas dari tulang.

Jia terletak di level satu Hotel Shangri-La Jakarta dan buka tiap hari pada pukul 11.30 hingga 14.30 lalu buka kembali di pukul 18.00-22.30 di Senin hingga Jumat. Pada akhir pekan Jia buka lebih awal pada pukul 10.30.

Comments