Jenderal Jabat Menteri Agama dan Mendagri, Sudah Ada Sejak Orde Baru

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Jenderal Jabat Menteri Agama dan Mendagri, Sudah Ada Sejak Orde Baru

Jenderal Jabat Menteri Agama dan Mendagri, Sudah Ada Sejak Orde Baru

KEPONEWS.COM - Jenderal Jabat Menteri Agama dan Mendagri, Sudah Ada Sejak Orde Baru Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah mengumumkan 34 nama menteri dan 4 pejabat negara setingkat menteri untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 pada Rabu pagi, 23 Oktober 2019. Ia memil...
Loading...

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah mengumumkan 34 nama menteri dan 4 pejabat negara setingkat menteri untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 pada Rabu pagi, 23 Oktober 2019.

Ia memilih menteri dari kalangan partai politik dan non-partai politik. Beberapa nama dari non-partai politik, Jokowi menunjuk kalangan TNI/Polri, khususnya Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Seperti diketahui, Menteri Agama dijabat mantan Wakil Panglima TNI Jenderal Purn Fachrul Razi dan Mendagri diisi mantan Kapolri Jenderal Purn Tito Karnavian. Para jenderal TNI/Polri mengisi jabatan menteri bukanlah hal baru, khususnya untuk posisi Menteri Agama dan Mendagri.

Pada era Orde Baru (Orba) jabatan kedua menteri ini kerap diisi oleh tentara. Berdasarkan data yang dikelola VIVA, berikut daftar Menteri Agama dan Mendagri yang berasal dari TNI/Polri.

Untuk posisi Menteri Agama diisi oleh Alamsjah Ratu Perwiranegara dalam Kabinet Pembangunan III (1978-2983). Ia berasal dari TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir bintang tiga atau letnan jenderal.

Adapun jabatan Menteri Dalam Negeri lebih banyak diisi oleh kalangan militer, bahkan semenjak era Orde Lama (Orla). Pertama ialah Mayor Jenderal Dr. Soemarno Sosroatmodjo (27 Agustus 1964-28 Maret 1966/Kabinet Dwikora I dan II).

Mantan Kapolri Tito Karnavian

Mendagri Tito Karnavian.

- Getty Images

Pelantikan Jokowi dan Kekhawatiran Neo Orba

Kompleks bangunan MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta.

Mengenal GBHN, Warisan Orde Baru yang Dirindukan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto

Wiranto: Ada yang Katakan Kembali ke Orde Baru, Bukan!

Siti Hardijanti Rukmana (kanan).

Mbak Tutut: Orde Baru Itu Masa Lalu

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam forum dialog kebangsaan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa malam, 19 Februari 2019.

Mahfud MD Jelaskan Beda Golput Zaman Orba dengan Saat Ini

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat pidato di Jakarta, Minggu 3 Maret 2019.

Prabowo: Ada Keberhasilan di Masa Orde Baru

Kemudian, Mayor Jenderal Basuki Rachmat (28 Maret 1966-10 Juni 1968/Kabinet Dwikora III, Ampera I dan II), Letnan Jenderal Amir Machmud (10 Juni 1968-29 Maret 1978/Kabinet Pembangunan I dan II), Letnan Jenderal Sudharmono (29 Maret 1978-19 Maret 1983/Kabinet Pembangunan III).

Selanjutnya, Letnan Jenderal Soepardjo Rustam (19 Maret 1983-21 Maret 1988/Kabinet Pembangunan IV), Jenderal Rudini (21 Maret 1988-17 Maret 1993/Kabinet Pembangunan V), Letnan Jenderal Yogie Suardi Memet (17 Maret 1993-14 Maret 1998/Kabinet Pembangunan VI).

Jenderal R. Hartono (14 Maret 1998-21 Mei 1998/Kabinet Pembangunan VII), Letnan Jenderal Syarwan Hamid (23 Mei 1998-27 September 1999/Kabinet Reformasi Pembangunan), Jenderal Feisal Tanjung (ad-interim/1 Oktober 1999-20 Oktober 1999),

Letnan Jenderal Suryadi Sudirja (26 Oktober 1999-9 Agustus 2001/Kabinet Persatuan Nasional), Letnan Jenderal Hari Sabarno (10 Agustus 2001-20 Oktober 2004/Gotong Royong), Letnan Jenderal Mohammad Ma'ruf (21 Oktober 2004-2 Maret 2007/Indonesia Bersatu).

Lalu, Laksamana Widodo Adi Sutjipto (ad-interim/2 Maret 2007-29 Agustus 2007), dan jabatan terakhir Menteri Agama dari militer diisi oleh Mayor Jenderal Mardiyanto (29 Agustus 2007-20 Oktober 2009/Indonesia Bersatu).

Comments