Jelang Mudik, Simak Waktu yang Tepat Tambah Angin Ban Mobil

Otomotif

News / Otomotif

Jelang Mudik, Simak Waktu yang Tepat Tambah Angin Ban Mobil

Jelang Mudik, Simak Waktu yang Tepat Tambah Angin Ban Mobil

KEPONEWS.COM - Jelang Mudik, Simak Waktu yang Tepat Tambah Angin Ban Mobil JAKARTA - Fungsi ban pada kendaraan merupakan salah satu perangkat yang sangat vital, karena kendaraan bergerak memakai ban. Karenanya menjaga kondisi ban dan tekanan angin menjadi sangat penting dala...
Loading...

JAKARTA - Fungsi ban pada kendaraan merupakan salah satu perangkat yang sangat vital, karena kendaraan bergerak memakai ban. Karenanya menjaga kondisi ban dan tekanan angin menjadi sangat penting dalam melakukan perjalanan jauh, khususnya mudik menjelang hari raya tahun ini.

Banyaknya pengemudi yang sering mengabaikan kondisi tekanan angin pada ban, justru akan berdampak pada masalah dimana tekanan angin kurang dengan beban berlebih berdampak pada terjadinya kecelakaan karena ban pecah ataupun bocor di tengah perjalanan mudik. Karenanya sangat dianjurkan untuk memeriksa kondisi ban dan tekanan anginnya.

Untuk melakukan pemeriksaan atau menambah tekanan angin pada ban mobil, ternyata ada waktu yang tepat agar pengisian angin ke dalam ban bisa maksimal.

Periksa tekanan angin ban

"Cek tekanan angin sewaktu dingin. Artinya saat mobil berhenti atau tidak digunakan. Baiknya saat pagi hari. Malam juga bisa asal mobil sudah diam (berhenti) selama 2 jam," ungkap Marketing & Communication & PR Manager Garda Oto di Jakarta.

Terkait tekanan angin yang ideal saat menambahkan angin, Lauren mengarahkan pemilik kendaraan untuk mengikuti buku manual atau petunjuk tekanan angin yang terdapat di mobil.

(Mudik Lewat Jalan Beton Bikin Ban Gundul )

Lebih lanjut Iwan mengatakan kalau mobil telah selesai digunakan, minimal keesokan harinya untuk menambah tekanan angin sebanyak 2 psi. "Jadi kalau paginya 28 psi maka nanti siangnya kita tambahkan jadi 30 psi," ujarnya.

Sementara itu, Iwan tidak menganjurkan bila ban serep (cadangan) diisi dengan angin nitrogen. Hal ini menurutnya dapat mengakibatkan kerusakan ban.

"Kenapa, karena nitrogen itu untuk speed tinggi, kecepatan tinggi. Jadi kalau ban serep diisi angin biasa saja, karena kalo isi nitrogen bisa menggerus ban (bagian dalam)," tutupnya.

(muf)

Comments