Jangan Remehkan, Tidur Siang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Strok, Lo!

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Jangan Remehkan, Tidur Siang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Strok, Lo!

Jangan Remehkan, Tidur Siang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Strok, Lo!

KEPONEWS.COM - Jangan Remehkan, Tidur Siang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Strok, Lo! Secara spesifik, studi ini menguji kaitan antara frekuensi tidur siang, durasi tidur siang rata-rata, dan risiko seseorang menderita serangan jantung atau strok. Ini dilakukan melalui penelitian yang...
Loading...

Secara spesifik, studi ini menguji kaitan antara frekuensi tidur siang, durasi tidur siang rata-rata, dan risiko seseorang menderita serangan jantung atau strok. Ini dilakukan melalui penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Lausanne di Swiss, memantau 3.400 orang berusia antara 35 dan 75 selama rata-rata lima tahun.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Hasilnya cukup mencengangkan. Para peneliti menemukan sekitar 155 serangan jantung atau strok yang terjadi selama masa penelitian. Ketika diteliti lebih dalam, mereka menemukan bahwa tidur siang dua kali seminggu berkaitan dengan menurunnnya risiko serangan jantung atau stroke sebanyak 48 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur sama sekali.

Asosiasi ini berlaku setelah memperhitungkan faktor-faktor yang berpotensi berpengaruh, seperti usia, dan durasi tidur malam hari, serta risiko penyakit kardiovaskular lainnya seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol. Dan itu tidak berubah setelah memperhitungkan kantuk yang berlebihan di siang hari, depresi, dan secara teratur tidur setidaknya selama enam jam semalam, urai Dr. Nadine Hausler, peneliti dari Rumah Sakit Universitas Lausanne, Swiss, yang juga menjadi penulis utama studi ini.

Namun, di sisi lain ada pula kelompok orang yang justru mendapatkan efek negatif dari tidur siang teratur. Mereka ialah orang-orang berusia di atas 65 tahun dan mereka yang mengidap apnea tidur, adalah gangguan serius pada pernapasan yang terjadi saat seseorang sedang tidur. Apnea tidur biasanya terjadi karena udara terhambat karena dinding tenggorokan yang mengendur dan menyempit.

Namun kalau Kamu tidak termasuk dalam dua golongan di atas, melakukan kebiasaan tidur siang teratur sebanyak satu hingga dua kali per minggu merupakan hal yang baik dan dianjurkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

(riz)

Rekomendasi

Loading...

Comments