Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

KEPONEWS.COM - Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) bersama Wanita Selam Indonesia (Wasi) berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut di Tanah Air. Pasalnya, sebagai negara maritim Indonesia mempunyai potensi kelautan,...
Loading...

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) bersama Wanita Selam Indonesia (Wasi) berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut di Tanah Air. Pasalnya, sebagai negara maritim Indonesia mempunyai potensi kelautan, justru terjadi kerusakan ekosistem laut karena sampah plastik dan cara penangkapan ikan dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Salah satu aksi yang dilakukan merupakan dengan membersihkan area Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur dari sampah yang berserakan di daerah tersebut dan penanaman pohon mangrove. Kegiatan itu turut dihadiri oleh aparat kepolisian, TNI dan beberapa pelajar. Mereka bahu-membahu mengangkut sampah untuk dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam truk.

Pertamina Kalahkan Facebook dan Alibaba dalam Daftar Perusahaan Raksasa Dunia

Wasi berupaya untuk terus meningkatkan kesadaran pentingnya laut bagi kehidupan. Melalui kerja sama dengan banyak sekali pihak salah satunya Pertamina, Wasi akan terus berperan aktif dalam menyokong dan mengembangkan program-program pelestarian laut dengan memanfaatkan pengetahuan dan keahlian kami sebagai penyelam," kata Ketua Umum Wasi, Tri Tito Karnavian di lokasi, Selasa (23/7/2019).

Dia mengaku tak akan kenal lelah untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga ekosistem laut di Indonesia. Sehingga nantinya kesadaran mereka untuk menjaga kebersihan dan keindahan laut akan semakin meningkat.

Pertamina Bersihkan Laut

"Pantai dan laut yang bersih tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar pantai tapi juga membantu pengembangan potensi wisata bahari Indonesia, ujarnya.

Tri menyatakan, pihaknya mempunyai rencana besar pada 3 Agustus 2019 di Manado Sulawesi Utara. Kegiatan itu ialah pemecahan 3 rekor dunia, yaitu penyelaman massal bertarget 3000 penyelam, rantai manusia terpanjang dalam air dan pembentangan bendera terlebar di dunia.

"Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia dan sebagai upaya ikut mempromosikan banyak hal yang berkaitan dengan laut seperti pariwisata, lingkungan hidup, kelestarian alam dan olahraga selam," kata Tri.

Tim Ahli Investigasi Tumpahan Minyak Pertamina di Laut Utara Jawa

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengapresiasi rencana kegiatan dari Wasi tersebut. Menurut dia, aksi pemecahan rekor dunia selam Guinness World Records itu menunjukkan bahwa wanita Indonesia juga mempunyai semangat untuk turut berkontribusi menggaungkan kelestarian laut Tanah Air.

"Maka sejalan dengan itu, Pertamina dengan bangga menyokong kegiatan tersebut sebagai salah satu wujud jiwa sosial korporasi terhadap upaya pengembangan dan kepedulian sumber daya Indonesia," kata Nicke.

Selanjutnya
Loading...

Comments