Jadi Wisata Bencana, Warga Datangi Lokasi Gempa Cianjur Hanya untuk Foto-foto Lalu Upload ke Medsos

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Jadi Wisata Bencana, Warga Datangi Lokasi Gempa Cianjur Hanya untuk Foto-foto Lalu Upload ke Medsos

Jadi Wisata Bencana, Warga Datangi Lokasi Gempa Cianjur Hanya untuk Foto-foto Lalu Upload ke Medsos

KEPONEWS.COM - Jadi Wisata Bencana, Warga Datangi Lokasi Gempa Cianjur Hanya untuk Foto-foto Lalu Upload ke Medsos JAKARTA - Warga Desa Gasol, Cianjur, Jawa Barat, memasang pesan tertulis di kardus bertuliskan 'Ini Bukan Wisata Bencana'. Pesan tersebut dipasang di pinggir salah satu jalan dengan memakai kardus d...

JAKARTA - Warga Desa Gasol, Cianjur, Jawa Barat, memasang pesan tertulis di kardus bertuliskan 'Ini Bukan Wisata Bencana'.

Pesan tersebut dipasang di pinggir salah satu jalan dengan memakai kardus dan sebatang bambu.

Adapun pesan tersebut merupakan sindiran bagi masyarakat yang belakangan banyak mendatangi atau melintasi tempat kejadian bencana gempa bumi di beberapa wilayah Cianjur, termasuk Desa Gasol tetapi hanya untuk melihat-lihat serta mengabadikan momen lewat foto dan video.

"Sebenarnya tim kita yang pasang tulisan ini karena kita nggak tahu ya orang yang betul-betul berdonasi atau sekadar ingin mencari nambah follower atau apa kita nggak paham tujuannya mereka. Tapi kita berusaha berpikiran positif tapi nyatanya di lapangan banyak sekali dari warga dan relawan menyaksikan seperti apa," kata seorang relawan, Eka di lokasi, Kamis (25/11/2022).

Warga Desa Gasol, Cianjur, Jawa Barat memasang pesan di atas media kardus bertuliskan Ini Bukan Wisata Bencana, pada Kamis (24/11/2022).Warga Desa Gasol, Cianjur, Jawa Barat memasang pesan di atas media kardus bertuliskan Ini Bukan Wisata Bencana, pada Kamis (24/11/2022). (Tribunjabar.co.id)

Jasad Guru TK Ditemukan Sedang Dekap Anaknya, 4 Jenazah Guru Korban Longsor Gempa Cianjur Dievakuasi

Pesan ini, kata Eka, sengaja dibuat untuk mengingatkan bahwa aktivitas 'wisata bencana' tersebut tidak elok dilakukan di tengah situasi seperti sekarang.

Sehingga ia meminta agar masyarakat manapun yang melintas agar mengedepankan empatinya dan menahan diri untuk tidak mendatangi lokasi bencana jikalau hanya sekedar berfoto ria.

"Makanya objek ini kita pasang mengingatkan bahwa ketika saudara kita terkena bencana, kurang elok kalau sekedar memposting, memvideokan. Apalagi banyak beredar di sosmed jenazah tanpa blur, tanpa sensor mereka posting. Coba kita punya rasa sedikit empati di hati sebagai manusia bagaimana dampak apa yang kita posting untuk keluarga korban. Tolong jangan memikirkan diri sendiri," ungkapnya.

Ganggu Proses Evakuasi

Analis Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Joshua Banjarnahor mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak warga luar yang tidak terdampak gempa Cianjur mendatangi lokasi gempa hanya untuk melihat-lihat.

Titik yang paling banyak didatangi warga luar tersebut ialah Rumah Makan Shinta, karena titik ini ialah akses utama untuk menuju lokasi gempa.

"Yang paling utama ialah di Rumah Makan Shinta, di mana itu ialah akses utama untuk arah ke puncak. Jadi banyak warga, khususnya warga yang tak terdampak."

"Warga dari luar entah dia melintas, entah dia penasaran lokasinya di mana, jadi mereka datang ke lokasi tersebut, melihat," kata Johsua dalam tayangan LIVE Program 'Sapa Indonesia Pagi' Kompas TV, Jumat (25/11/2022).

Menurut Joshua, kedatangan warga luar tersebut justru akan membahayakan mereka dan merepotkan tim evakuasi yang sedang melakukan pencarian korban.

"Ini bagi kami bakal membahayakan para warga tersebut, dan juga merepotkan tim evakuasi di sini dalam melakukan kegiatan evakuasi tersebut," imbuhnya.

Comments