Jadi anggota DPR lulusan SMA, ini tanggapan tegas Krisdayanti

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

Jadi anggota DPR lulusan SMA, ini tanggapan tegas Krisdayanti

Jadi anggota DPR lulusan SMA, ini tanggapan tegas Krisdayanti

KEPONEWS.COM - Jadi anggota DPR lulusan SMA, ini tanggapan tegas Krisdayanti Penyanyi Diva Tanah Air, Krisdayanti kini resmi menjadi status sebagai anggota DPR RI priode 2019-2024. Belum lama usai dilantik sebagai anggota DPR, Krisdayanti pun ikut memberikan komentar mengenai...
Loading...

Penyanyi Diva Tanah Air, Krisdayanti kini resmi menjadi status sebagai anggota DPR RI priode 2019-2024. Belum lama usai dilantik sebagai anggota DPR, Krisdayanti pun ikut memberikan komentar mengenai syarat anggota dewan paling rendah adalah tamatan SMA.

Wanita yang akrab disapa KD itu sendiri merupakan hanya lulusan SMA negeri di Jakarta. Namun, baginya untuk menjadi anggota dewan merupakan hak semua orang. Di mana, siapapun bisa berkontribusi untuk negara.

"Saya pikir sejauh dia punya kompetensi dan juga aktualisasi dan mempunyai etos kerja tinggi dalam membangun bangsa ini, ya harus diberikan kesempatan," ujar KD seperti dikutip dari liputan6.com, Kamis (10/10).

kd © 2019

foto: Instagram/@krisdayantilemos

Sebagai anggota dewan, dia mengaku tak mempersoalkan pendapat masyarakat yang mempertanyakan kemampuan dirinya sebagai lulusan SMA. Pendidikan terakhir bukan salah satu faktor utama dalam mengukur kapasitas seseorang.

Yang terpenting saat ini, pihaknya dapat berkomitmen dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya perempuan.

"Saya pun bisa bekerja dan belajar secara bersama-sama dengan staf dan tim ahli kita. Bayangkan ini saya seperti kuliah terbuka saja selalu mendapatkan kajian-kajian yang justru untuk memaksimalkan fungsi anggota dewan dengan membuat UU dengan kondisi saya ditempatkan," ucapnya.

Dalam Peraturan Nomor 20 Tahun 2018 perihal Pencalonan Anggota DPR dan DPRD yang diterbitkan KPU, syarat menjadi Anggota DPR merupakan berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat.

Kemudian, dapat berbicara, membaca, dan/atau menulis dalam bahasa Indonesia. Kemudian, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Serta syarat umum lainnya.

Recommended By Editor
Loading...

Comments