Intip Serunya Bercocok Tanam di Kebun Organik, Panen Sayuran Segar!

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Intip Serunya Bercocok Tanam di Kebun Organik, Panen Sayuran Segar!

Intip Serunya Bercocok Tanam di Kebun Organik, Panen Sayuran Segar!

KEPONEWS.COM - Intip Serunya Bercocok Tanam di Kebun Organik, Panen Sayuran Segar! Masakan Nusantara merupakan bagian penting dari budaya bangsa. Begitu banyak kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, dari mulai orisinalitas bahan, bumbu hingga cara dan ritual penyajiannya. Tapi...
Loading...

Masakan Nusantara merupakan bagian penting dari budaya bangsa. Begitu banyak kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, dari mulai orisinalitas bahan, bumbu hingga cara dan ritual penyajiannya. Tapi tidak banyak yang menyadari bahwa di balik proses pengolahannya, ada sosok petani yang memainkan peran penting dalam memproduksi dan menjaga kualitas bahan makanan, adalah dari bercocok tanam.

Namun sayangnya, Indonesia saat ini dihadapkan dengan penurunan jumlah petani untuk bercocok tanam yang cukup signifikan. Padahal pelestarian warisan masakan Nusantara menjadi sesuatu yang sangat penting dan wajib untuk dikedepankan.

Jikalau hal ini terus terjadi maka tidak hanya mengakibatkan keterbatasan bahan pangan, namun juga menimbulkan tantangan bagi kita semua untuk terus menikmati dan melestarikan aneka kelezatan masakan khas Indonesia.

Salah satu solusinya merupakan dengan mendorong regenerasi petani di Indonesia. Keberlanjutan keberadaan mereka sebagai tulang punggung kedaulatan pangan dan kelestarian masakan Indonesia patut untuk didukung dan perjuangkan.

bercocok tanam

Menyadari hal tersebut, Yayasan Unilever Indonesia melalui Bango sepakat untuk melakukan kerjasama The Learning Farm untuk menggagas "Program Petani Muda".

Program ini secara bertahap dilakukan selama 100 hari guna memberikan pembinaan intensif bagi sejumlah petani muda potensial perihal cara bercocok tanam yang efektif untuk hasil panen yang maksimal demi kesejahteraan yang lebih terjamin.

bercocok tanam

Menurut penuturan Nona Pooroe Utama, selaku Executive Director The Learning Farm, para peserta tak hanya mendapat pendidikan pertanian untuk dikembangkan, namun pendidikan kepribadian sampai ilmu managemen, komputer hingga bahasa Inggris.

"Mereka juga diajarkan untuk bertoleransi mengingat pesertanya berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Mulai dari Papua, NTT, Jawa, dan masih banyak lagi," terang Nona saat ditemui Okezone di Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat.

Selanjutnya
Loading...

Comments