Ini penjelasan ilmiah 'lubang misterius' di langit Uni Emirat Arab

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

Ini penjelasan ilmiah 'lubang misterius' di langit Uni Emirat Arab

Ini penjelasan ilmiah 'lubang misterius' di langit Uni Emirat Arab

KEPONEWS.COM - Ini penjelasan ilmiah 'lubang misterius' di langit Uni Emirat Arab Pada hari Minggu (17/3), masyarakat Uni Emirat Arab sempat dihebohkan dengan sebuah fenomena tak biasa. Ya, pada akhir pekan lalu warga setempat heboh dengan munculnya fenomena 'lubang misterius' yang...
Loading...

Pada hari Minggu (17/3), masyarakat Uni Emirat Arab sempat dihebohkan dengan sebuah fenomena tak biasa. Ya, pada akhir pekan lalu warga setempat heboh dengan munculnya fenomena 'lubang misterius' yang terjadi di atas Al Ain, adalah dekat perbatasan antara UEA dan Oman.

Fenomena itu lantas membuat masyarakat penasaran. Bahkan tidak sedikit pula muncul spekulasi mengenai kejadian langkah tersebut. Beberapa warga menduga kejadian dikaitkan dengan UFO, namun banyak pula yang menyebutnya dengan nama 'lubang semburan awan'.

lingkaran langit UEA © 2019

foto: Twitter/@ibrahimaljarwan

Disaat langit tengah cerah seperti biasanya, tiba-tiba di atas langit terdapat sebuah bentuk seperti lingkaran. Kemudian di tengahnya membentuk pusaran besar, seolah-seolah menjadi celah bagi benda luar angkasa melewatinya.

Dilansir dari dailymail, usai kejadian tersebut ramai jadi perbincangan publik, seorang astronom dan ahli meteorologi, Ebrahim Al Jarwan akhirnya memberikan penjelasan mengenai pemandangan itu. Ia mengatakan lubang ini biasa disebut 'fallstreak hole' atau 'hole punch cloud'.

lingkaran langit UEA © 2019

foto: Twitter/@ibrahimaljarwan

Ebrahim memaparkan fenomena itu terbentuk di awan tingkat menengah hingga tinggi yang terdiri dari tetesan air yang sangat dingin. Air yang dimaksudkan merupakan air di bawah 0 derajat celcius, namun belum mengalami pembekuan.

Kemudian pesawat yang menembus lapisan awan tersebut menyebabkan udara mengembang dan membeku ketika melewati sayap atau baling-baling. Perubahan suhu ini akhirnya membentuk kristal es yang cukup besar atau yang disebut 'fallstreak'. Kalau bahasa umumnya, di tengah awan tersebut merupakan salju.

lingkaran langit UEA © 2019

foto: Twitter/@ibrahimaljarwan

Kristal beku mengganggu lapisan awan dan menyebabkan lebih banyak pembekuan di sekitar mereka. Terkadang pula, lubang dalam formasi fallstreak dapat meluas hingga 30 mil (50 km) melintas dalam waktu satu jam setelah tetesan sebelumnya mulai membeku.

Selain membuat pemandangan di langit menjadi indah, kejadian ini dikenal karena jarang terjadi. Tak ayal, momen seperti ini kerap dikaitkan dengan adanya UFO.

Recommended By Editor
Loading...

Comments