Ini Dia Daftar 25 Desa Terpencil di Eropa yang Bisa Jadi Alternatif Destinasimu (Part 1)

Trending

Fun / Trending

Ini Dia Daftar 25 Desa Terpencil di Eropa yang Bisa Jadi Alternatif Destinasimu (Part 1)

Buat kamu-kamu yang biasa tinggal di kota besar mungkin ketika memilih tujuan wisata akan mengutamakan yang alami, entah ke pantai atau pegunungan. Mungkin juga kamu sengaja mencari destinasi yang tenang dan sepi, tak ramai turis lain yang mungkin akan membuat liburanmu jadi terasa sumpek.

Nah, kalau kamu berencana liburan ke luar negeri dalam waktu dekat. Berikut rekomendasi 25 desa kecil terpencil di Eropa yang bisa jadi pilihan kamu, dirangkum dari situs Travel and Leisure. Dijamin suasananya yang personal dan jauh dari keramaian bakal bikin kamu betah. Selamat menikmati!

1. Giornico, Swiss

Desa ini dapat dicapai sekitar 35 mil ke arah utara dari Ascona dan Locarno, ikuti petunjuk batu relik dari Abad 14 yang mengarahkan ke Giornico. Turuni jalan menuju lembah dan kita akan tiba di jembatan batu yang membelah sungai kecil. Jangan lupa nikmati santapan di grotte (restoran) bernama Grotto dei due POnti yang menyajikan makanan khas setempat.

2. Kotor, Montenegro

Nikmati suasana Montenegro yang berbeda dengan mengunjungi pedesaan di sekitar Teluk Kotor. Ketika ini suasananya masih cukup tenang dan belum banyak dipadati turis, tapi melihat daya tariknya, tak lama lagi wilayah ini mungkin akan jadi tujuan wisata populer.

3. Bolgheri, Italia

Kota ini berada di antara perkebunan anggur di wilayah selatan Tuskania. Kalau kamu pecinta minuman anggur, mampirlah di Caff della Posta dan cobalah anggur merah khas Bolgheri yang pertama kali dibuat pada 1980, yang menjadi saingan anggur Bordeaux dari Prancis. Lalu. lanjutkan perjalanan 5 mil ke tenggara dan temukanRelais SantElena, penginapan 15 kamar dengan ranjang berkelambu dan perapian batu.

4. Staufen im Breisgau, Jerman

Sama seperti Bolgheri, desa ini cocok untuk pencinta anggur. Berada di wilayah Black Forest di selatan Jerman, kalau kamu berjalan lurus di jalan utama, akan tiba di pasar yang bernuansa gotik. Kunjungan kamu ke desa ini bakal jadi kenangan tak terlupakan.

5. Lavenham, Inggris

Lavenham bisa dibilang merupakan desa tercantik di Inggris. Dengan jajaran 350 rumah bersejarah yang indah dan kedai teh khas lokal, kamu bisa memanjakan diri di desa yang menyenangkan ini.

6. Aberdour, Skotlandia

Kamu bisa naik kereta dari Edinburgh menuju desa ini. Uniknya, desa ini tidak bisa dilewati mobil, kenikmatan tersendiri buat para pecinta jalan kaki. Desa ini ramai pada bulan Agustus karena adanyaEdinburgh International Festival. Di luar itu, kamu bisa menikmati waktu luang di pub dan berbelanja di toko-toko kecil.

7. Norcia, Italia

Di desa kecil di timur Italia ini kamu bisa menemukan cita rasa masakan lokal yang kaya, yang memanfaatkan bahan alami yang tersedia di alam dan menyiapkannya menjadi hidangan kaya rasa di meja makan. Cobalah keju mereka yang diproses hingga dua tahun dan madu alami dari bunga liar. Temukan selera yang berbeda di desa ini!

8. Roundstone, Irlandia

Desa nelayan bernuansa Abad 19 ini memiliki keindahan bukan hanya dari lautnya, tapi juga perbukitan di taman nasonalnya. Cobalah buah-buahan lokal dan hidangan lautnya, manjakan diri di restoran dan pub setempat.

9. Chassignolles, Prancis

Desa ini dahulu sangat dikenal oleh para bangsawan Marseilles, sekitar tahun 1950, karena memiliki suasanan yang tenang. Memandang gereja bernuansa Romawi di sudut kota dan menikmati masakan nikmat merupakan pilihan menarik.

10. Folgandros, Yunani

Desa terpencil di Aegean ini sangat jauh berbeda dengan Santorini. Kita tidak akan menemukan keramaian kafe dan butik kelas atas. Yang terlihat merupakan kambing di perbukitan, kincir angin tua, dan pemandangan laut yang tenang dan tenang.

11. Getaria, Spanyol

Desa tepi laut ini terkenal dengan hidangan laut khasnya. Desa ini bisa saja akan menjadi destinasi favorit berikutnya kalau bukan karena terhalang pesona San Sebastian, kota yang berjarak 15 mil dari sini.

12. Marvo, Portugal

Berlokasi di tenggara Alentejo, desa ini berada di antara Kastil Moorish yang mengalami kristenisasi pada Abad 13. Bangunan berdinding batu dengan atap merah yang khas, kita juga akan terpesona dengan pemandangan di sekitar yang dikelilingi benteng.


Comments