Ini Alasan Menteri Yasonna Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK

Trending

Fun / Trending

Ini Alasan Menteri Yasonna Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly Ini Alasan Menteri Yasonna Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK

Menteri Yasonna tak memenuhi panggilan dari Komisi Pemeberantasan Korupsi. Pemanggilan sendiri berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan kartu tanda penduduk.

Pengadaan KTP elektronik dengan tersangka pejabat pembuatan komitmen yaitu Sugiharto. Ketidak hadiran saksi sendiri diungkapkan oleh juru bicara KPK, Febri Diansyah ketika di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jaksel.

Febri juga memberkan alasan Menteri Yasonna tak datang dalam pemanggilan yang telah dilakukan oleh KPK. Ia mengatakan jikalau pihak yang bersangkutan sedang tak ada di Jakarta dan penyidik telah mengetahui perihal berita tersebut.

Setidaknya dua kali pemanggilan Menteri Hukum dan Ham ini tak hadir ke Gedung KPK. Pada 3 Februari ia dipanggil oleh penyidik akan tetapi juga tak hadir dengan alasan baru mendapatkan surat satu hari sebelumnya.

Ketika ini Menteri Yasonna sedang berada di Hong Kong untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan. Salah satunya ialah mengenai permasalahan Bank Century yang memang banyak merugikan nasabahnya.

Yassona sedang memastikan agar Hong Kong dapat menyita aset terpidana kasus yaitu Hesham Al Warraq. Ia juga mengatakan kalau pemerintah masih terus berjuang dalam menyelamatkan negara.

Salah satu perlawanan yang akan dilakukan akan sama dengan kasus Churchill Mining. Dan usaha untuk menyelesaikan kasus bank juga belum selesai karena pelaku masih buron.

Diantaranya merupakan manuver yang dilakukan di Hong Kong serta dalam beberapa forum lainnya. Febri sendiri memberikan penjelasan wacana adanya pemanggilan Menteri Yasonna oleh pihak penyidik KPK.

Jubir KPK Febri DIansyahCopyright ©Antara

Dalam penjelasan Febri mengatakan jikalau penyidik akan menggali berita mengenai peredaran dana ke sejumlah anggota DPR. Dana proyek yang bermasalah nilainya hingga mencapai triliunan rupiah.

Sehingga dengan tak hadirnya Menteri Yasonna sebanyak dua kali pemanggilan hak untuk menjelaskan fakta hilang. Pasalnya ia sendiri juga memiliki kapasitas sebagai saksi dalam kasus korupsi dana KTP.

Ketika itu Yasonna memang menjabat di DPR RI Komisi II hingga akhirnya dipanggil oleh penyidik sebagai saksi. Hingga ketika ini lebih dari 285 orang yang menjalani pemeriksaan.

baca juga : Sylviana Murni Kembali Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Korupsi Dana Masjid


Comments