Ingin Melakukan Seks Oral yang Aman? Begini Tipsnya Agar Tak Tertular Penyakit

Hot!

Life & Style / Hot!

Ingin Melakukan Seks Oral yang Aman? Begini Tipsnya Agar Tak Tertular Penyakit

Ingin Melakukan Seks Oral yang Aman? Begini Tipsnya Agar Tak Tertular Penyakit

KEPONEWS.COM - Ingin Melakukan Seks Oral yang Aman? Begini Tipsnya Agar Tak Tertular Penyakit Seks orang sering jadi alternatif saat melakukan hubungan intim dengna pasangan. Tidak jarang seks oral dilakukan sebagai fore play sebelum melakukan peneterasi....

Seks orang sering jadi alternatif saat melakukan hubungan intim dengna pasangan. Tidak jarang seks oral dilakukan sebagai fore play sebelum melakukan peneterasi.

Tapi, ada kekhawatiran bahwa melakukan seks orang punya risiko bagi kesehatan. Ketika seseorang melakukan oral seks, mulutnya bersentuhan langsung dengan alat kelamin pasangannya.

Selama melakukannya, cairan tubuh seperti air liur, cairan vagina, precum dan air mani dipertukarkan antara pasangan seksual.

Sering kali, orang yang mencoba seks oral mengalami luka di mulut, gusi berdarah, bisul, bibir sakit atau luka kecil di kerongkongan.

Cabuli 7 Anak Laki-laki dan 2 Anak Perempuan, ABG Cengkareng jadi Predator Seks Semenjak 2019

Ilustrasi oral seks. [Shutterstock]Ilustrasi oral seks. [Shutterstock]

Cedera ini merupakan situs dari mana mikroba dalam cairan tubuh orang yang terinfeksi dapat memasuki pasangan lainnya.

Ini mengakibatkan pasangan yang sehat tertular Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti Sifilis, Herpes, HIV dan HPV. Seperti yang mungkin telah kamu pahami sekarang bahwa seks oral merupakan tindakan berisiko di mana seorangmungkin berisiko tertular penyakit mulut dan genital yang mematikan.

Lalu bagaimanya melakukan seks oral aman?

Dilansir dari Healthsots, ahli merekomendasikan bendungan gigi kepada mereka yang tidak dapat menahan diri dari melakukan seks oral selama sesi hubungan seksual mereka. Bendungan gigi merupakan membran Lateks atau Poliuretan berbentuk persegi yang seharusnya ditempatkan di atas lubang vagina atau dubur sebelum seks oral.

Mereka menciptakan penghalang antara mulut seseorang dan zona sensitif seksual pasangannya. Akibatnya, risiko penularan mikroba penyebab penyakit mematikan berkurang.
Setelah seks oral dilakukan, seseorang harus membuang bendungan dengan hati-hati tanpa menyentuh sisi yang terkena zona sensitif seksual. Bendungan harus digunakan sekali hanya setelah itu harus dibuang dengan hati-hati.

Bikin Kebijakan Baru, UEA Tak Akan Lagi Sensor Adegan Seks Film di Bioskop

Comments