Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil? Catat Posisi yang Aman

Hot!

Life & Style / Hot!

Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil? Catat Posisi yang Aman

Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil? Catat Posisi yang Aman

KEPONEWS.COM - Ingin Berhubungan Seks Saat Hamil? Catat Posisi yang Aman Berhubungan seks saat hamil sangat umum dan terkadang dorongannya sangat tinggi. Sehingga banyak orang benar-benar ingin melakukannya terlepas dari bayi yang dikandungnya....

Berhubungan seks saat hamil sangat umum dan terkadang dorongannya sangat tinggi. Sehingga banyak orang benar-benar ingin melakukannya terlepas dari bayi yang dikandungnya.

Oleh karena itu, butuh posisi seks yang aman selama kehamilan. Jadi, inilah beberapa posisi paling aman dan memuaskan yang mungkin bisa membantu. Dilansir dari Times of India, berikut ini rangkumannya

Posisi samping

Kamu dapat dengan mudah berbaring di sisi mana pun merasa nyaman, untuk yang satu ini. Ini menjaga berat badan turun dan pasangan juga menikmati posisi seks ini. Jikalau punggung terasa sakit, selipkan bantal di antara lutut.

Berusia 50 Tahun, PSK Dibayar Rp 10 Ribu Layani Pria Hidung Belang di Sawah

Di atas

Posisi seks T-Bone bisa panaskan kamar tidur Anda. (Shutterstock)Posisi seks T-Bone bisa panaskan kamar tidur Kamu. (Shutterstock)

Tidak ada tekanan dalam posisi ini untuk ibu hamil. Kamu bahkan dapat mengontrol rangsangan klitoris untuk ini. Namun, posisi ini mungkin sulit bagi mereka yang berada di paruh akhir kehamilan.

Misionaris

Posisi ini baik hanya bila pasangan Kamu dapat mengontrol berat badannya dan tidak mengendurkan perut Kamu. Mereka perlu mempunyai lengan yang kuat karena itu akan menjadi satu-satunya dukungan mereka.

Oral seks

Blak-blakan Bongkar Urusan Kamar, Nikita Mirzani: Paling Mengesankan Pemain Bola

Ini juga mudah dan nyaman, terutama ketika pasangan Kamu menjatuhkan Kamu dan Kamu bersantai dengan bantal di belakang Kamu. Namun, ingatkan pasangan Kamu untuk tidak meniupkan udara ke dalam vagina karena dapat menyebabkan emboli udara, yang dapat mengancam jiwa.

Comments