Indonesia Siap Duduk Bersama dengan Malaysia Terkait Program Rehiring

Internasional

News / Internasional

Indonesia Siap Duduk Bersama dengan Malaysia Terkait Program Rehiring

Indonesia Siap Duduk Bersama dengan Malaysia Terkait Program Rehiring

KEPONEWS.COM - Indonesia Siap Duduk Bersama dengan Malaysia Terkait Program Rehiring JAKARTA Pemerintah menetapkan targetrehiringterhadap pekerja asing ilegal sebanyak 600 ribu orang. Akan tetapi, semenjak 15 Februari 2017 hingga ketika ini, baru 22% yang mengikuti programrehiring. Se...
Loading...

JAKARTA Pemerintah menetapkan targetrehiringterhadap pekerja asing ilegal sebanyak 600 ribu orang. Akan tetapi, semenjak 15 Februari 2017 hingga ketika ini, baru 22% yang mengikuti programrehiring. Sekretaris Pertama BNP2TKI, Hermono mengatakan, perlu ada evaluasi terhadap program tersebut.

Menurut perspektif kita, yaitu dari sisi majikan tidak mau memutihkan. Bisa juga karena persyaratan untuk programrehiringterlalu ketat sehingga banyak TKI ilegal yang tidak memenuhi syarat. Bisa juga dari TKI ilegalnya yang memang tidak mau, tutur mantan wakil duta besar Indonesia untuk Malaysia itu kepada awak media di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jakarta (14/7/2017).

BERITA REKOMENDASI

Indonesia memandang programrehiringdan juga pemberian e-Kad belum menjadi solusi yang menyeluruh terhadap masalah tenaga kerja asing ilegal. Memperpanjang pendaftaran e-Kad yang berakhir pada 30 Juni lalu sebagai syarat mengikutirehiringjuga belum tentu sebuah solusi yang baik.

Memperpanjang masa berlaku e-Kad belum tentu solusi. Selama syaratnya tidak mudah dan sulit, ya percuma. Kita ingin ini dilihat secara keseluruhan. Malaysia sudah menyatakan majikan akan diberikan sanksi lebih berat, bisa berupa hukuman denda; cambuk; penjara, atau tiga-tiganya, tukas Hermono.

Solusi terhadap masalah tersebut butuh pemahaman bersama antara kedua negara. Indonesia selalu berada dalam posisi siap jikalau Malaysia menghendaki duduk bersama mencari solusi. Akan tetapi, jikalau Negeri Jiran memandangrehiringmenyelesaikan masalah, Indonesia siap mendukung.

Prinsipnya kita menghormati kedaulatan hukum Malaysia, tetapi kita meminta tenaga kerja Indonesia ilegal agar diperlakukan dengan baik selama menjalani proses hukum, tutup Hermono.

Indonesia Siap Duduk Bersama dengan Malaysia Terkait Program Rehiring

Comments