Indeks Dolar Menguat berkat Ketidakpastian Brexit

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Indeks Dolar Menguat berkat Ketidakpastian Brexit

Indeks Dolar Menguat berkat Ketidakpastian Brexit

KEPONEWS.COM - Indeks Dolar Menguat berkat Ketidakpastian Brexit JAKARTA - Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah kemerosotan pound sterling karena kekhawatiran luas bahwa Brexit t...
Loading...

JAKARTA - Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah kemerosotan pound sterling karena kekhawatiran luas bahwa Brexit tanpa kesepakatan.

Para pemimpin Uni Eropa (UE) berkumpul pada Kamis (21/3) di Brussel untuk membentuk tanggapan bersama terhadap permintaan Perdana Menteri Inggris Teresa May selama pertemuan puncak 24 jam Dewan Eropa.

Fed Rate Ditahan, Indeks Dolar AS Anjlok

Setelah persetujuannya perihal perceraian dengan blok Eropa dua kali ditolak oleh parlemen Inggris, May menuntut Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menunda Brexit hingga 30 Juni, dalam upaya lebih lanjut untuk membujuk para pembuat undang-undang di negaranya untuk menyokong kesepakatan Brexit-nya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Kamis (21/3) bahwa Inggris akan menghadapi keberangkatan yang mengganggu dari Uni Eropa, bila May kehilangan suara parlemen ketiga pada kesepakatan Brexit minggu depan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,53% menjadi 96,271, dilansir dari Antaranews, Jumat (22/3/2019).

dolar

Indeks dolar AS turun 0,6% pada Rabu menyusul keputusan Federal Reserve AS menahan suku bunga acuannya tidak berubah. Federal Reserve (Fed) mengambil sikap lebih dovish, menandakan ia tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini dalam menghadapi perlambatan ekonomi, sementara mengumumkan rencana untuk mengakhiri program pengurangan neracanya pada September.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1353 dari USD1,1445 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3075 dari USD1,3245 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7107 dari USD0,7142.

Dolar AS dibeli 110,77 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,62 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9937 franc Swiss dari 0,9900 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,3376 dolar Kanada dari 1,3269 dolar Kanada.

(kmj)

Loading...
Loading...

Comments