Imbas Krisis Virus Corona, Klub-klub Premier League Bisa PHK Massal

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Imbas Krisis Virus Corona, Klub-klub Premier League Bisa PHK Massal

Imbas Krisis Virus Corona, Klub-klub Premier League Bisa PHK Massal

KEPONEWS.COM - Imbas Krisis Virus Corona, Klub-klub Premier League Bisa PHK Massal Dampak yang begitu besar dari wabah virus corona COVID-19 menghantam usaha Premier League. Seluruh klub peserta mengalami kerugian fantastis karena kompetisi berhenti lantaran wabah virus corona makin...
Loading...

Dampak yang begitu besar dari wabah virus corona COVID-19 menghantam usaha Premier League. Seluruh klub peserta mengalami kerugian fantastis karena kompetisi berhenti lantaran wabah virus corona makin luas di Inggris.

Mereka kehilangan pendapatan sentral. Pembagian hak siar berhenti begitu saja, padahal ini jadi salah satu pemasukan besar bagi mereka.

Pendapatan yang hilang dari hak siar, menurut para eksekutif klub raksasa Premier League, sudah mencapai 750 juta atau setara Rp14,47 triliun.

Kerugian ini muncul karena Sky Sports, selaku partner utama Premier League, juga kehilangan banyak uang lantaran subscriber mereka memilih membekukan layanan. Kemudian, iklan yang masuk menurun karena Premier League berhenti tayang.

Striker Manchester United, Odion Ighalo

Sponsor juga memberikan dampak besar bagi klub. Mereka berhenti memberikan pasokan dana. Alasannya adalah kontrak tak berjalan sebagaimana mestinya.

Robyn Merrett.

Sempat Viral Jilati Dudukan Toilet, Influencer Ini Positif Corona

Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar

Brilian, Cara Neymar Hapuskan Kebosanan Warga Dunia di Karantina

BBC Indonesia

Lockdown India karena Corona, Kaum Miskin Takut Kelaparan

Anthony Sinisuka Ginting maskeran.

Doa Anthony Ginting untuk Sang Pelatih yang PDP Virus Corona

Raul Lemos dan Krisdayanti

KD Dihujat karena Liburan saat Wabah Corona, Raul Lemos: Salahkan Saya

Mantan juara kelas lightweight Ultimate Fighting Championship, Conor McGregor

Fantastis, McGregor Siap Sumbang Alat Medis Rp17 Miliar Perangi Corona

Tak ada satu pun klub yang tahan dengan kondisi krisis macam ini. Raksasa macam Manchester United, Liverpool, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal, harus menderita pula karena krisis tersebut.

Para pemilik klub kesulitan mengemban beban keuangan karena gaji para pemain yang tinggi. Maka dari itu, kebijakan memotong gaji pemain jadi solusi.

Telegraph melansir, pemain bisa dipotong gajinya hingga 50 persen. Namun, semua bergantung pada kebijakan klub dan hasil negosiasi dengan para pemain.

Ada lagi ancaman yang lebih menyeramkan. Staf klub terancam kehilangan pekerjaannya. Ancaman PHK massal di beberapa klub sudah nyata. Karena, beberapa klub mulai menunjukkan gelagat tersebut.

Comments