Ilmuwan Temukan Semut Tercepat di Dunia, Ada di Gurun Sahara

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Ilmuwan Temukan Semut Tercepat di Dunia, Ada di Gurun Sahara

Ilmuwan Temukan Semut Tercepat di Dunia, Ada di Gurun Sahara

KEPONEWS.COM - Ilmuwan Temukan Semut Tercepat di Dunia, Ada di Gurun Sahara Ilustrasi semut. (pixabay/ROverhate) Sekelompok ilmuwan dari Universitas Ulm belum lama ini menerbitkan jurnal riset usai menemukan semut tercepat di dunia yang berada di Gurun Sahara. Semut tercepat...
Loading...

Ilustrasi semut. (pixabay/ROverhate)

Sekelompok ilmuwan dari Universitas Ulm belum lama ini menerbitkan jurnal riset usai menemukan semut tercepat di dunia yang berada di Gurun Sahara.

Semut tercepat di dunia ini bisa berlari hingga 0,855 meter per detik. Super cepat hingga membuat semut ini menjadi salah satu jenis paling cepat di dunia.

Mempunyai nama ilmiah Cataglyphis Bombycina, semut ini mempunyai kecepatan lari setara dengan 108 kali panjang tubuhnya per detik.

Punya kecepatan yang tidak bias, semut ini mengalahkan kecepatan semut gurun lainnya seperti Cataglyphis Fortis yang kecepatan larinya hanya mencapai 0,62 meter per detik.

Dilansir dari The Guardian, kaki semut tersebut mempunyai panjang 4,3 hingga 6,8 milimeter. Dengan ukuran ini, hewan tersebut dapat melangkah sebanyak 47 kali dalam satu detik.

Semut tercepat di dunia. (Verena Wahl/Ulm University/Journal of Experimental Biology)Semut tercepat di dunia. (Verena Wahl/Ulm University/Journal of Experimental Biology)

Bahkan walau hidup di Gurun Sahara, hewan ini bisa bekerja dengan baik untuk menjaga agar kakinya tidak tenggelam terlalu dalam ke pasir yang lunak.

Lebih lanjut, para ilmuwan percaya bahwa hewan ini brjalan lebih cepat jikalau dibandingkan dengan seekor cheetah. Kalau disamakan dengan manusia, hewan ini bisa menyaingi kecepatan Usain Bolt.

Semut ini bisa mengambil hingga 50 langkah per detik. Makin menarik ketika hewan tercepat ini harus hidup di tempat paling panas di dunia yaitu Gurun Sahara.

Semut. (pixabay/SandeepHanda)Ilustrasi semut. (pixabay/SandeepHanda)

Saat keluar dari sarangnya, semut tercepat di dunia ini memilih waktu di siang hari saat pasir mencapai suhu 60 derajat celcius atau setara dengan 140 fahrenheit.

Di tubuh semut ini terdapat rambut perak yang digunakan sebagai kerai utama untuk memantulkan sinar dan mengusir panas ke langit.

Penelitian lebih lanjut terus dilakukan oleh ilmuwan mengenai semut tercepat di dunia ini. Para ilmuwan dibuat penasaran dengan kehidupan semut yang hidup di Gurun Sahara tersebut.

Comments