Ilmuwan Polandia Identifikasi Kasus Covid-19 Pertama di Peternakan Cerpelai

Internasional

News / Internasional

Ilmuwan Polandia Identifikasi Kasus Covid-19 Pertama di Peternakan Cerpelai

Ilmuwan Polandia Identifikasi Kasus Covid-19 Pertama di Peternakan Cerpelai

KEPONEWS.COM - Ilmuwan Polandia Identifikasi Kasus Covid-19 Pertama di Peternakan Cerpelai Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020). Jumat, 27 November 2020 19:15 WIB Gambar o...

Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020). Jumat, 27 November 2020 19:15 WIB

Gambar oleh Alexander Ratov dari Pixabay

ilustrasi Cerpelai di alam bebas. Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020).

Iluwan Polandia mengidentifikasi infeksi virus corona pertama pada Cerpelai di sebuah peternakan bagian utara negara tersebut.

Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020).

Para Iluwan kemudian memeriksa swab tenggorokan dari 91 Cerpelai yang dibudidayakan.
Polandia dikenal sebagai negara penghasil bulu Cerpelai utara di Eropa.

Infeksi Cerpelai akhir bulan ini menandai mutasi virus corona yang ditemukan di peternakan Denmark awal November.

Denmark akan Musnahkan 17 Juta Cerpelai setelah Temukan Mutasi Covid, Akhir Industri Bulu?

Lebih dari 1 Juta Cerpelai Akan Dibunuh untuk Kurangi Wabah Covid-19 di Denmark

Ilustrasi Cerpelai di alam bebas. Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020).Ilustrasi Cerpelai di alam bebas. Universitas Kedokteran Gdansk mengatakan, delapan hewan ditemukan terpapar virus corona di Pomeranian Voivodeship. Selasa (24/11/2020). (Gambar oleh Alexander Ratov dari Pixabay)

Pemusnahan Cerpelai

Sebelumnya, pemerintah Denmark mengumumkan pemusnahan lebih dari 15 juta Cerpelai.

Tetapi, Denmark kemudian mencabut perintah tersebut karena tidak mempunyai dasar hukum untuk membasmi Cerpelai yang tak terinfeksi Covid-19.

Penolakan atas kebijakan ini pun diwarnai aksi demo.

Ratusan petani dan peternak Cerpelai di Denmak berunjuk rasa di kantor pemerintahan Kopanhagen untuk menentang tindakan tersebut.

Otoritas kedokteran hewan dan sanitasi di Polandia pekan lalu mengatakan, 18 kasus virus corona telah diidentifikasi di antara pekerja peternakan Cerpelai, semenjak dimulainya pandei.

Gosip Terkait

Penulis: Andari Wulan Nugrahani

Editor: Gigih

Ikuti kami di BERITA REKOMENDASI "); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:'15',img:'thumb2', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast + 1; newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; if(val.thumb) img = ""+val.title+""+vthumb+""; else img = ''; if(val.c_title) cat = ""+val.c_title+""; else cat = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); $("#test3").val("Done"); return false; ); $(".loading").remove; ); else if (getLast > 150) if ($("#ltldmr").length == 0) $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); ); ); function loadmore if ($("#ltldmr").length > 0) $("#ltldmr").remove; var getLast = parseInt($("#latestul > li:last-child").attr("data-sort")); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast ; if($("#test3").val == 'Done') newlast=0; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest", function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); else $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:sectionid,img:'thumb2',total:'40', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); BERITA TERKINI

Comments