Ikuti Ajang F1 Dianggap Bakar Uang

Formula 1

Sports / Formula 1

Ikuti Ajang F1 Dianggap Bakar Uang

SEOUL - Produsen mobil asal Korea Selatan, Hyundai, sempat dikabarkan akan ikut berkompetisi di ajang balap Formula One (F1) pada musim 2018. Namun, kabar tersebut dibantah olehwakil presiden Hyundai, Albert Biermann.

Ya, kompetisi Formula One memang membutuhkan dana yang besar. Sebuah produsen harus menganggarkan dana 270,2 juta dolar sekira Rp3,545 triliun untuk bisa bersaing.

BERITA REKOMENDASI

Biermann mengatakan bahwa hal tersebut dianggap hanya membakar uang. Pasalnya, masih ada cara lain untuk memopulerkan produknya. Maklum, Hyundai tak ingin bernasib sama seperti Toyota yang pernah mengikuti ajang F1 di 2002 hingga 2009.

Ikut F1 sama saja untuk Anda membakar uang. Masih banyak jalan untuk memopulerkan sebuah produk ketimbang membakar uang, ujar Biermann, mengutip dari PlanetF1, Senin (19/6/2017).

Kendati tak mengikuti kompetisi F1, Hyundai tengah mengikuti ajang Touring Car Racing. Kompetisi balap mobil itu dianggap sangat kompetitif dan lebih global ketika ini.

Lebih baik kami fokus di Touring Car Racing. Ajang ini lebih global dan lebih kami butuhkan daripada F1, tuntasnya.

Ikuti Ajang F1 Dianggap Bakar Uang

Comments