Ide Bisnis Sempat Ditolak, Pria Ini Dapat Pendanaan 1,5 Triliun

Trending

Fun / Trending

Ide Bisnis Sempat Ditolak, Pria Ini Dapat Pendanaan 1,5 Triliun

Ide Bisnis Sempat Ditolak, Pria Ini Dapat Pendanaan 1,5 Triliun

KEPONEWS.COM - Ide Bisnis Sempat Ditolak, Pria Ini Dapat Pendanaan 1,5 Triliun Marco Hajikypri. foto thesun.co.uk. MbakMinah - Perkembangan usaha memang tidak bisa diprediksi, ide yang brilian bisa saja gagal saat dilaksanakan. Namun sebaliknya, ide yang dianggap biasa-biasa sa...
Loading...
Marco Hajikypri Marco Hajikypri. foto thesun.co.uk.
MbakMinah - Perkembangan usaha memang tidak bisa diprediksi, ide yang brilian bisa saja gagal saat dilaksanakan. Namun sebaliknya, ide yang dianggap biasa-biasa saja justru bisa sukses dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Marco Hajikypri salah satunya, dimana ia mempunyai ide usaha berjualan makanan siap saji yang sehat. Tapi saat ia menunjukkan idenya tersebut kepada sebuah perusahaan besar, ia pun langsung mendapatkan penolakan.

Namun siapa sangka, jikalau usahanya tersebut kini membuatnya menjadi jutawan. Dan berkat ketekunannya menjalankan usaha tersebut, kini ia ditawari pemodal dengan nilai yang sangat fantastis adalah sebesar Rp 1,5 triliun.

Baca kisah lengkapnya berikut ini: Awalnya, Marco memberikan ide bisnisnya ini kepada Dragons Den, tetapi ia malah mendapat penolakan. Namun kini, seorang multi-jutawan Coventry, Jojar Singh Dhinsa memberikan bantuan pendanaan sebesar Rp 1,5 triliun untuk mengembangkan usahanya tersebut.

Marco berasal dari Great Barr, Birmingham sangat berkeinginan melebarkan bisnisnya hingga bernilai 1 miliar atau setara dengan Rp 17 triliun.

"Ini belum layak, tapi calon investor--jutawan Coventry Jojanda Singh Dhinsa--memiliki visi untuk melihat apa yang bisa saya kerjakan dalam waktu beberapa tahun. Berbeda dengan Dragons Den," kata Marco seperti dikutip dari laman Daily Mail.

Marco sendiri merintis usaha ini semenjak dua tahun lalu di West Bromwich, dimana ia mempunyai 20 orang pada awalnya dan menyiapkan 7.000 makanan sehat dalam sepekan, yang langsung dikirim ke rumah pelanggannya.

Saat ini bisnisnya mulai berkembang menjadi tiga unit dan karyawannya menjadi 33 orang.

"Itu karena sistem pemasaran multi level yang memberi orang kesempatan untuk menghasilkan uang dan makanan secara gratis," ucapnya.

Pelanggan cukup masuk ke situs web dan memesan makanan segar yang dibuat khusus, dengan protein seimbang, karbohidrat, lemak dan sayuran seperti kentang manis Italia, kangkung, dan beras merah atau ayam, ikan salmon dan daging sapi.

Atau mereka bisa berlangganan melalui software Pro Gain dan juga mendapatkan bonus 65, setiap kali mereka mengenalkan orang lain akan layanan tersebut.

"Yang harus Kamu lakukan merupakan membagikan aplikasinya kepada empat orang, yang masing-masing mendapatkan empat orang lagi dan seterusnya," ujarnya.

sumber


Loading...
Loading...

Comments