Humvee Tuntut Hukum Call of Duty

Games

Updates / Games

Humvee Tuntut Hukum Call of Duty

Humvee Tuntut Hukum Call of Duty

KEPONEWS.COM - Humvee Tuntut Hukum Call of Duty Hampir sebagian besar gamer yang mengikuti perkembangan militer, terutama Amerika Serikat, baik di dunia nyata ataupun lewat format video game, sepertinya mengenal apa itu Humvee. Kendaraan berat yang...

Hampir sebagian besar gamer yang mengikuti perkembangan militer, terutama Amerika Serikat, baik di dunia nyata ataupun lewat format video game, sepertinya mengenal apa itu Humvee. Kendaraan berat yang satu ini memang selalu dicitrakan sebagai kendaraan gerak pasukan Amerika Serikat, apalagi ketika bergerak atau tengah menempuh misi-misi penting saat perang. Salah satu yang seringkali menggunakannya? Tentu saja Call of Duty. Anda sempat melihat kendaraan yang satu ini di beberapa seri, terutama yang masih mengusung konsep perang masa kini, seperti Modern Warfare dari Infinity Ward misalnya. Walaupun terlihat keren, ini justru mengundang masalah baru.

Walaupun sudah eksis untuk waktu yang lama, produsen Humvee AM General LLC memutuskan untuk menuntut hukum Activision. Alasannya? Karena publisher game yang satu ini dianggap telah menggunakan tanpa izin kendaraan militer produksi mereka, terutama di seri Modern Warfare 2. AM General menyebut bahwa penggunaan Humvee di sana telah disalahgunakan seolah-olah mereka mendukung game ini secara resmi atau mungkin, terlibat dalam proses produksinya. Mereka juga menyebut Humvee merupakan salah satu nilai jual beberapa misi Call of Duty yang ada. Bahkan di beberapa titik percakapan, terdengar terang karakter berteriak soal nama Humvee di sana.

Menuduh bahwa mereka tidak pernah mengantongi izin resmi, Humvee akan menuntut hukum Activision terkait Call of Duty.

Oleh karena itu, AM General meminta ganti rugi dan kompensasi untuk tindakan yang dilakukan oleh Activision ini. Namun sayangnya, belum ada berita terang soal berapa banyak uang yang dituntut oleh AM General itu sendiri. Kabarnya kedua pihak sebenarnya sudah berusaha merundingkan hal ini di belakang layar selama setahun terakhir ini, namun gagal mencapai kesepakatan. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah tuntutan ini berlebihan atau sesuatu yang Anda anggap, rasional?

Tags: action, Activision, call of duty, gamingnews, modern warfare 2

Comments