Hina Warga NTT di FB, Prima Gaida Journalita Ditangkap Polisi

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

Hina Warga NTT di FB, Prima Gaida Journalita Ditangkap Polisi

Hina Warga NTT di FB, Prima Gaida Journalita Ditangkap Polisi

KEPONEWS.COM - Hina Warga NTT di FB, Prima Gaida Journalita Ditangkap Polisi Status FB Prima Gaida Journalita yang menghina warga NTT. (Istimewa). Aparat Penyidik Subdit Cybercrime Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Prima Gaida Jo...
Loading...
Status FB Prima Gaida Journalita yang menghina warga NTTStatus FB Prima Gaida Journalita yang menghina warga NTT. (Istimewa). Aparat Penyidik Subdit Cybercrime Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Prima Gaida Journalita atau PGJ (33) karena warga Naikoten, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang itu menyebarkan ujaran kebencian melalui sosmed Facebook yang bernada SARA dan menghujat warga NTT.

Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, penangkapan terhadap PGJ berlangsung Jumat (13/5/2017) kemarin di kediamannya.

"PGJ merupakan pelaku ujaran kebencian atau hate speech di sosmed yang dilaporkan oleh salah satu tokoh agama yang ada di Kota Kupang," kata Jules, Sabtu (13/5/2017), seperti diberitakan Kompas.com.

Menurut Jules, beberapa hari yang lalu, masyarakat Kota Kupang sempat dihebohkan dengan beredarnya status PGJ di facebook yang memancing amarah masyarakat.

Dalam postinganya di facebook pada Rabu (10/5), PGJ menulis, pandangannya wacana toleransi beragama di provinsi NTT. Dia mengkritik pihak-pihak yang menentang radikalisme di Indonesia.

ANJING!!! NGOMONG SOAL BHINEKA, soal toleransi, tapi waktu umat Islam Papua sedang sholad Ied dan diserang dua tahun lalu kalian diam. MASIH MAU BILANG KALIAN TOLERAN!! FUCK TOLERAN. Kasih naik status sok toleransi, sok BENCI RADIKALISME!! Su ke anjing naek dia pung mai..!!, tulisnya.


Namun ia tak kapok. Buktinya, pukul 09.36 Wita dia kembali memposting status yang membuat netizen Kota Kupang kembali marah.

Mau bicara soal toleransi? NTT Toleransi?? Su HILANG LAMA Meja makan kalau masih ada masakan Babi di atas meja, itu bukan toleransi. Masakan yang bukan muslim dan dihidangkan untuk muslim itu juga bukan toleransi.

Bakar sate babi di pinggir jalan dan asapnya kemana-mana hingga umat muslim hirup, itu bukan toleransi. Habis makan babi anjing terus selamat dan cium beta, itu juga bukan toleransi. #fucktoleransi #Toleransihilang, tulisnya.

Namun setelah dihujat warga NTT, PGJ akhirnya meminta maaf lewat akun Facebook miliknya.


Atas perbuatannya itu, pelaku PGJ melanggar pasal 45 A ayat 2 junto pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 wacana perubahan atas Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 wacana ITE.

Terhadap kasus itu, Jules meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polda NTT dan diharapkan masyarakat tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

"Marilah kita jaga bersama agar situasi kamtibmas di NTT tetap aman, tenang dan kondusif," imbaunya.

Comments