Helm Bekas Ojek Online Diobral Murah, Cuma Rp 45 Ribu

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Helm Bekas Ojek Online Diobral Murah, Cuma Rp 45 Ribu

Helm Bekas Ojek Online Diobral Murah, Cuma Rp 45 Ribu

KEPONEWS.COM - Helm Bekas Ojek Online Diobral Murah, Cuma Rp 45 Ribu Jakarta - Kalau tengah melintas di Jalan Sultan Agung atau Jalan Kawi di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan, ada pemandangan yang cukup mencuri perhatian. Tumpukan helm ojek online dipajang cukup banya...
Jakarta - Kalau tengah melintas di Jalan Sultan Agung atau Jalan Kawi di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan, ada pemandangan yang cukup mencuri perhatian. Tumpukan helm ojek online dipajang cukup banyak di sana.

Karena penasaran detikINET pun coba menghentikan kendaraan dan coba menanyakan apa gerangan tumpukan tersebut. Ternyata, helm-helm tersebut tengah diobral.

Herry Siregar, sang penjual, mengatakan sudah tiga bulan ini menjual helm ojek online. Helm yang ditawarkan memang bukan barang baru alias second.

"Kualitasnya masih sangat baik, karena barang setengah pakai. Jadi semua layak jual," ujarnya, Selasa (13/3/2018).

Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Helm yang dijual, kata Herry, berasal dari perusahaan layanan ride sharing langsung. Perusahan tersebut melakukan lelang barang, lalu Herry dan teman-temannya coba beli untuk dijual kembali.

Sayangnya Herry tidak mengungkap berapa dana yang mereka habiskan untuk membeli helm ojek online ini. Tapi dia mengatakan menjual helm tersebut di delapan titik di Jakarta.

"Selain Jalan Kawi dan Sultan Agung, ada di Muara Angke dan beberapa tempat di Jakarta Barat," tuturnya.

Setiap helm dipatok seharga Rp 45.000. Mayoritas pembelinya ialah para driver ojek online. "Kebanyakan helm mereka rusak, jadi beli disini untuk serep. Hitung-hitung menghemat karena kalau beli baru kan harganya Rp 120 ribu," ungkap Herry.

Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Selain Herry, detikINET sempat berbincang dengan Suwito, driver ojek online yang tengah membeli helm. Dia bercerita helm miliknya hancur karena jatuh.

Sudah beberapa hari lalu Suwito ingin membeli helm baru, tapi tidak sempat ke kantor. Kebetulan melintas di Jalan Kawi, dia lantas membeli.

"Ternyata kualitasnya masih bagus, harganya juga lebih murah ketimbang yang baru," katanya.

Karena harganya dirasa bersahabat, Suwito pun memborong dua helm sekaligus. "Karena sering hujan, jadi bisa untuk cadangan kalau satunya basah," pungkasnya.

(afr/rou)



Loading...

Comments